URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, berharap Muktamar Sufi Internasional 2023 yang diselenggarakan di Kota Pekalongan dapat membawa berkah bagi masyarakat daerahnya. Dalam acara ini, ulama sufi dari 38 negara berkumpul untuk menjalin semangat persatuan dan membangun Indonesia dengan dukungan dari tokoh seperti Maulana Habib Luthfi bin Yahya dan Presiden Joko Widodo. Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 70 ulama sufi internasional dalam rangka mempererat hubungan dan semangat bersatu.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ganjar Pranowo: Muktamar Sufi Internasional 2023 di Pekalongan, Harapan Berkah bagi Rakyat

Ganjar Pranowo: Muktamar Sufi Internasional 2023 di Pekalongan, Harapan Berkah bagi Rakyat

Ganjar Pranowo: Muktamar Sufi Internasional 2023 di Pekalongan, Harapan Berkah bagi Rakyat

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menghadiri pembukaan Muktamar Sufi Internasional 2023 di Sahid International Convention Center, Kota Pekalongan
featured-img

Pekalongan – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap kegiatan Muktamar Sufi Internasional 2023 yang diselenggarakan di Kota Pekalongan dapat membawa keberkahan bagi masyarakat di daerahnya.

“Kalau membaca runutan sidang komisi yang akan dilakukan, rasa-rasanya persis dengan semangat yang kami bangun di Jawa Tengah, yakni mengoptimalkan dunia pendidikan dan perekonomian sebagai pertahanan untuk menangkal radikalisme,” kata Ganjar di Pekalongan, Selasa.

Dia juga menyampaikan rasa syukur karena Jawa Tengah mendapatkan kesempatan kali kedua menjadi tuan rumah Muktamar Sufi Internasional (World Sufi Assembly) setelah penyelenggaraan pertama pada 2019.

“Syukur alhamdulillah untuk kedua kalinya Jateng mendapat berkah sebagai tempat terlaksananya World Sufi Assembly. Demikian juga alhamdulillah saya ikut hadir terus-menerus ikut menyaksikan sebuah perkembangan yang sangat bagus,” katanya.

Gubernur mengatakan undangan menghadiri acara internasional ini adalah sebuah kehormatan bagi dirinya yang menjadi saksi berkumpulnya ulama sufi dari seluruh dunia dan bisa mengikuti rangkaian acara yang berlangsung di Kota Pekalongan.

Ia juga menyinggung peran besar Maulana Habib Luthfi bin Yahya dan Presiden Joko Widodo dalam penyelenggaraan Muktamar Sufi Internasional di Pekalongan.

“Kami berharap ini bisa membawa berkah bagi masyarakat, khususnya di Jateng. Insyaallah pertemuan ini akan membawa berkah bagi rakyat Indonesia dan masyarakat dunia,” tambahnya.

Ketua Panitia Muktamar Sufi Internasional Prabowo Subianto menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana yang berkenan hadir membuka acara Muktamar Sufi Internasional 2023.

Pada kesempatan itu, Prabowo yang juga Menteri Pertahanan itu menyampaikan ada dua tokoh Indonesia, yaitu Presiden Joko Widodo dan Maulana Habib Luthfi bin Yahya yang masuk daftar 500 tokoh dihormati di seluruh dunia.

“Ini bukti konkret, bukti bagaimana ulama dan umaro di Indonesia bersatu, bahu-membahu membangun negeri Indonesia,” katanya.

Kegiatan Muktamar Sufi Internasional di Kota Pekalongan ini dihadiri tidak kurang 73 ulama sufi dari 38 negara.

BACA JUGA :

Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan