URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
KPU Salatiga bersiap menjalankan Pemilu 2024 dengan merekrut 4.564 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Pendaftaran dimulai hari ini, Senin (11/12/2023), untuk menempati 652 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan setiap TPS diisi oleh 7 orang KPPS. Ketua KPU Kota Salatiga, Yesaya Tiluata, menegaskan optimisme dalam memenuhi kebutuhan KPPS meski bersaing dengan Bawaslu dan partai politik yang juga membutuhkan saksi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

KPU Salatiga Butuh 4.564 Petugas KPPS, Pendaftaran Calon Anggota Dibuka

KPU Salatiga Butuh 4.564 Petugas KPPS, Pendaftaran Calon Anggota Dibuka

KPU Salatiga Butuh 4.564 Petugas KPPS, Pendaftaran Calon Anggota Dibuka

Dok KPU
Kantor Komisi Pemilihan Umum kota Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Untuk menjamin lancarnya pelaksanaan Pemilu 2024, KPU Salatiga akan merekrut 4.564 orang untuk bertugas menjadi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Pendaftaran calon anggota KPPS sendiri akan dimulai pada Senin (11/12/2023). Hari ini.

Ketua KPU Kota Salatiga Yesaya Tiluata mengatakan ribuan petugas itu akan ditempatkan di 652 TPS. “Tiap TPS diisi sebanyak 7 orang KPPS,” terang Yesaya.

Saat ini pihaknya sudah berkoordinasi untuk membuka rekrutmen tersebut. Meskipun harus berebut dengan Bawaslu yang membutuhkan saksi tiap TPS dan partai politik yang juga butuh orang untuk menjadi saksi, kata Yesaya, pihaknya optimis kebutuhan KPPS bisa terpenuhi.

“Kami optimistis jumlah KPPS bisa terpenuhi seperti pengalaman rekrutmen sebelumnya. Apalagi penggunaan ponsel Android bisa membantu koordinasi saat pemungutan suara di TPS,” kata Yesaya.

Yesaya menyebut untuk mencegah anggota KPPS jatuh sakit seperti Pemilu 2019, rekrutmen KPPS kali ini diutamakan menyasar anak muda, meski tetap berkolaborasi dengan mereka yang sudah berpengalaman.

Ketua KPU Salatiga Yesaya Tiluata (Foto dok IST)

“Diharapkan juga petugas KPPS juga yang tidak gagap teknologi. Karena nantinya ada pelaporan melalui aplikasi juga,” katanya.

Nantinya gaji anggota KPPS pada Pemilu 2024 ini senilai Rp1,1 juta per orang. Jumlah tersebut mengalami kenaikan dari 2019 lalu yang hanya sebesar Rp500.000. Diharapkan dengan kenaikan itu masyarakat semakin tertarik untuk mendaftar sebagai anggota KPPS.

Dikatakan, untuk saat ini jumlah pemilih tetap (DPT) di KPU Salatiga, kata Yesaya, ada sebanyak 146.267 orang.

Sementara untuk DPT tambahan yang masuk ke Salatiga (memilih di Salatiga) sebanyak 413 orang dan DPT yang keluar dari Salatiga memilih di daerah lain 198 orang.

Sebagai informasi pendaftaran rekrutmen anggota KPPS akan dibuka Senin-Rabu (11-20/12/2023). Kemudian dilanjutkan pengumuman hasil administrasi (23-25/12/2023), dan pengumuman hasil seleksi pada (29-30/12/2023).

Sebelum bertugas, anggota KPPS akan dilantik pada Kamis (25/1/2024). Nantinya petugas KPPS akan bertugas selama satu bulan, terhitung mulai 25 Januari sampai 23 Februari 2024.

BACA JUGA :

BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Ratusan siswa SMK Negeri 1 Salatiga menggelar aksi di lingkungan sekolah pada Senin untuk mempertanyakan perubahan rencana pembangunan fasilitas yang sebelumnya disepakati sebagai ruang ekspresi siswa. Aksi muncul setelah siswa mendapat informasi lahan tersebut akan digunakan untuk ruang praktik. Kepala sekolah menyebut persoalan terjadi akibat miskomunikasi dan memastikan ruang ekspresi tetap dibangun di lokasi berbeda, sementara sekolah menggelar audiensi untuk menjelaskan perubahan tersebut.
Merasa Kecewa dengan Sekolah, Ratusan Siswa SMK 1 Salatiga Gelar Aksi Demo
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Kecelakaan lalu lintas melibatkan Honda Vario H-5153-CI dan Kawasaki Ninja AD-6999-HM di Simpang Tiga Tegalrejo, Kelurahan Tegalrejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Minggu (9/8/2026) pagi. Pengendara Vario, P (60), warga Getasan, Kabupaten Semarang, mengalami cedera kepala setelah bertabrakan saat berbelok dan kemudian meninggal dunia setelah mendapat perawatan, sedangkan pengendara Kawasaki Ninja tidak mengalami luka serius.
Dua Motor Adu Banteng Minggu Pagi. Pengendara Honda Vario Wassalam

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved