RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Fluktuasi Harga Kepokmas Jelang Nataru, Bupati Semarang Minta Masyarakat Bijak Berbelanja

Fluktuasi Harga Kepokmas Jelang Nataru, Bupati Semarang Minta Masyarakat Bijak Berbelanja

Fluktuasi Harga Kepokmas Jelang Nataru, Bupati Semarang Minta Masyarakat Bijak Berbelanja

Bupati Semarang Ngesti Nugraha memantau harga kepokmas di Pasar Projo Ambarawa, Kabupaten Semarang, Selasa (19/12/2023). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Bupati Semarang Ngesti Nugraha bersama dengan forkopimda melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) menjelang natal dan tahun baru.

Dalam pantauan itu, diketahui harga sejumlah kepokmas terjadi fluktuasi. Artinya ada komoditas yang mengalami kenaikan harga, ada pula yang harganya mengalami penurunan.

“Harga telur hari ini turun, demikian juga cabai. Kemarin sempat tembus Rp80 ribu per kilogram, sekarang sekitar Rp60 ribu per kilogram,” ujar Ngesti usai pantauan di Pasar Projo Ambarawa, Kabupaten Semarang, Selasa (19/12/2023).

Beberapa komoditas lain seperti kacang tanah, minyak goreng, bawang merah, bawang putih terpantau mengalami kenaikan. Menurut Ngesti, naiknya harga terbilang masih wajar sehingga belum perlu dilaksanakan operasi pasar. Menyikapi hal ini, ia meminta masyarakat untuk lebih bijak dalam berbelanja kebutuhan sehari-hari.

“Belanja sewajarnya saja, sesuai kebutuhan. Jangan sampai ditimbun di rumah,” imbaunya.

Terkait upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang untuk stabilisasi harga kepokmas, Ngesti menambahkan, saat ini pihaknya tengah melaksanakan pembagian bantuan bagi masyarakat kurang mampu dengan alokasi anggaran mencapai Rp2,3 miliar. Jumlah itu dibagikan kepada 11.569 penerima manfaat dengan besaran masing-masing Rp200 ribu. Disamping itu, bantuan dari pemerintah pusat melalui kementerian sosial bagi 78.000 keluarga terdampak elnino juga diberikan.

“Koordinasi dengan bulog juga kami lakukan, nanti akan kita gelar pasar beras murah,” tutupnya. (win)

BACA JUGA :

Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah
PMI Kabupaten Semarang menargetkan penggalangan Bulan Dana 2026 mencapai Rp1,75 miliar, naik sekitar Rp400 juta dari capaian tahun sebelumnya. Target tersebut ditetapkan di tengah kondisi ekonomi yang menantang. Panitia akan menerapkan strategi kreatif agar penggalangan dana tidak membebani masyarakat, dengan melibatkan ASN, perusahaan, dan masyarakat umum.
Situasi Ekonomi Belum Stabil, PMI Kabupaten Semarang Kejar Target Bulan Dana Rp1,75 Miliar
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus penemuan jasad bayi perempuan di kebun kosong Dusun Kropoh, Desa Duren, Bandungan, Kamis (3/9/2026). Polisi menetapkan WAP (18) sebagai tersangka dan VA (17) sebagai pelaku anak. Bayi tersebut diduga hasil hubungan keduanya dan dikuburkan setelah lahir secara mandiri karena kehamilan disembunyikan.
Polisi Tetapkan Dua Sejoli sebagai Tersangka Pembuangan Bayi di Bandungan
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Salatiga memberikan apresiasi kepada nasabah yang bertransaksi di kantor cabang, Jumat (4/9/2026). Petugas membagikan bunga mawar, jajanan, dan cokelat sebagai bentuk terima kasih sekaligus upaya mempererat hubungan dengan nasabah.
Semarak Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Salatiga beri Apresiasi Khusus

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana