URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Jelang masa tenang Pemilu 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Semarang melakukan persiapan untuk menekan potensi pelanggaran kampanye. Ini ditandai dengan apel siaga pengawasan masa tenang dan pemungutan suara Pemilu 2024 di lapangan sepakbola Tlogo Desa Delik, Tuntang, pada Minggu (4/2/2024).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kabupaten Semarang Fokus Awasi Politik Uang

Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kabupaten Semarang Fokus Awasi Politik Uang

Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kabupaten Semarang Fokus Awasi Politik Uang

Bupati Semarang Ngesti Nugraha bersama Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang Agus Riyanto dan jajaran forkopimda melepas burung merpati usai apel siaga pengawasan masa tenang dan pemungutan suara Pemilu 2024, di lapangan sepakbola Tlogo, Desa Delik, Tuntang, Minggu (4/2/2024). Foto: win
Bupati Semarang Ngesti Nugraha bersama Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang Agus Riyanto dan jajaran forkopimda melepas burung merpati usai apel siaga pengawasan masa tenang dan pemungutan suara Pemilu 2024, di lapangan sepakbola Tlogo, Desa Delik, Tuntang, Minggu (4/2/2024). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Menjelang masa tenang Pemilu 2024, Jajaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Semarang mulai mempersiapkan langkah untuk menekan potensi pelanggaran kampanye. Hal itu ditandai dengan apel siaga pengawasan masa tenang dan pemungutan suara Pemilu 2024, yang diikuti ratusan pengawas tingkat kecamatan hingga desa /kelurahan, di lapangan sepakbola Tlogo Desa Delik, Tuntang, Minggu (4/2/2024).

Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang Agus Riyanto menegaskan pihaknya saat ini masih bertugas mengawasi potensi pelanggaran kampanye. Fokus perhatian dilakukan terhadap aspek netralitas dari pihak-pihak yang diharuskan tidak memihak peserta Pemilu berdasarkan peraturan dan politik uang (money politics).

“Apel dimaksudkan untuk konsolidasi dan memastikan seluruh jajaran pengawas sampai ke tingkat TPS siap menjalankan tugas,” ujarnya.

Sampai saat ini, seluruh perangkat pengawas sampai ke tingkat TPS telah terbentuk. Karenanya dia memastikan Bawaslu siap menjalankan fungsi pengawasan pelaksanaan sampai ke tahap akhir Pemilu.

“Utamakan pencegahan secara maksimal potensi dugaan pelanggaran dan gunakan langkah-langkah humanis,” imbaunya.

Sementara Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang turut terlibat dalam membantu kelancaran setiap tahapan Pemilu 2024. “Semoga pemilu berjalan dengan sukses tanpa ekses,” pintanya.

Orang nomor satu di Bumi Serasi ini juga menegaskan para pengawas harus profesional menjalankan tugas. Sehingga nantinya pemilu bisa dilaksanakan sebagaimana mestinya. “Tak kalah penting, jaga kesehatan agar dapat bekerja dengan baik ,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan Sekolah Tani Milenial 2026 untuk mendorong regenerasi petani di tengah menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Program yang diikuti 240 peserta itu digelar di Kecamatan Sumowono, Selasa (21/7/2026), dengan pembekalan budidaya, kewirausahaan, dan pemasaran digital guna mencetak petani modern yang mampu menjaga ketahanan pangan.
Tak Malu jadi Petani, Khoirul Mantap Ikut Pelatihan Sekolah Tani Milenial Usai Lulus Kuliah
Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menilai Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih berpotensi menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus bersaing dengan ritel modern. Pernyataan itu disampaikan usai meninjau Kopdes Merah Putih di Bergas Kidul dan Lodoyong, Selasa (21/7/2026), dengan syarat kelengkapan barang, dukungan fasilitas, dan kepastian regulasi pengelolaan koperasi terus diperkuat.
DPRD Kabupaten Semarang Nilai Kopdes Merah Putih Berpotensi Saingi Ritel Modern, Asal Pasokan Barang Lengkap
Legislatif Nilai Pengawasan Perizinan di Kabupaten Semarang Lemah, Pemkab Diminta Lebih Tegas
Legislatif Nilai Pengawasan Perizinan di Kabupaten Semarang Lemah, Pemkab Diminta Lebih Tegas
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Ratusan kepala keluarga di Dusun Kebontaman, Desa Kalikayen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, mulai mengalami krisis air bersih seiring awal musim kemarau. Kondisi yang disampaikan pemerintah desa pada Kamis (16/7/2026) itu dipicu mengeringnya sumur warga di kawasan perbukitan, sehingga masyarakat terpaksa membeli air, memanfaatkan air sungai, atau mengandalkan bantuan dropping air bersih.
Kemarau Baru Dimulai, Ratusan KK di Desa Kalikayen Ungaran Timur Sudah Krisis Air Bersih

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Reformasi Transportasi Publik Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Reformasi Transportasi Publik: Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta