URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Mantan Penjabat (Pj) Walikota Salatiga, Sinoeng Nugroho Rachmadi, dipastikan maju dalam Pilwakot 2024 dengan mengembalikan formulir bakal calon di Kantor DPC PDIP pada Sabtu, 18 Mei 2024. Sinoeng tiba sekitar pukul 10.00 WIB bersama relawan 'Sinar Terang' dan istrinya, Denok Respati, dengan menaiki dokar sebagai simbol filosofi pelayanan tanpa lelah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kembalikan Formulir, Sinoeng Tunjukan Surat Pengunduran Diri Sebagai ASN

Kembalikan Formulir, Sinoeng Tunjukan Surat Pengunduran Diri Sebagai ASN

Kembalikan Formulir, Sinoeng Tunjukan Surat Pengunduran Diri Sebagai ASN

Mantan Penjabat (Pj) Walikota Salatiga, Sinoeng Nugroho Rachmadi, dipastikan maju dalam Pilwakot 2024 dengan mengembalikan formulir bakal calon di Kantor DPC PDIP pada Sabtu, 18 Mei 2024. Sinoeng tiba sekitar pukul 10.00 WIB bersama relawan 'Sinar Terang' dan istrinya, Denok Respati, dengan menaiki dokar sebagai simbol filosofi pelayanan tanpa lelah.
Foto Arief Rasika
Sinoeng saat menunjukkan berkas pengunduran diri dari ASN
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Mantan Penjabat (Pj) Walikota Salatiga Sinoeng Nugroho Rachmadi dipastikan maju dalam Pilwakot 2024. Hal itu, dibuktikan dengan kedatangannya pada tahapan pengembalian formulir bakal calon (Balon) Walikota dan Wakil Walikota Salatiga di Kantor DPC PDIP, Sabtu, (18/5/2024).

Sinoeng datang sekira pukul 10.00 WIB bersama sejumlah relawan pendukung yang mengatasnamakan diri ‘Sinar Terang’. Sinoeng nampak didampingi istrinya Denok Respati dengan menaiki dokar.

Sinoeng mengatakan, datang secara pribadi ke DPC PDIP sebagai bentuk jawaban keseriusan maju dalam kontestasi Pilwakot Salatiga 2024.

“Saya juga menyertakan surat pengunduran diri dari ASN yang telah ditandatangani Sekda Jateng Sumarno. Itu, juga bentuk pernyataan mundur saya per 30 April 2024,” terangnya kepada rasikafm.com, di Kantor DPC PDIP Kota Salatiga.

Ia menambahkan, mundur dari ASN setelah melakukan konsultasi dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jateng. Selain proses mundur sebagai komitmen maju Pilkada juga agar partai pengusung bisa memberikan rekomendasi.

Sinoeng menyebutkan, apabila terpilih menjadi Walikota Salatiga ingin mewujudkan visi Salatiga Kota Hati Beriman, berkarakter serta berbasis budaya.

“Adapun alasan menaiki dokar karena ada nilai filosofi dokar ditarik kuda tidak ada capeknya kuda itu. Maka, pemimpin harus selalu setia melayani rakyat dan mengayomi agar warga cinta pada kota serta pemimpinnya,” katanya

Sinoeng mengaku, urusan pasangan calon sepenuhnya diserahkan kepada partai politik pengusung. Adapun garis besar pendamping diutamakan sevisi dan memiliki komitmen sama.
Pihaknya menegaskan, selain melamar ke PDIP juga sudah mengembalikan formulir pendaftaran di DPC Nasdem Kota Salatiga.

“Yang penting lagi, sama-sama berintegritas. Soal apakah laki-laki atau perempuan baik tua maupun muda sama saja. Saya tidak pernah menunjuk biarkan tim sukses dan partai politik berkomunikasi dengan partai lain,” ujarnya

Sinoeng berikan keterangan kepada wartawan

BACA JUGA :

Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan