[adinserter name="Block 5"]
[adinserter name="Block 4"]

KABAR RASIKA

Peringatan Kemerdekaan, 79 WBP Rutan Salatiga Terima Remisi Umum

Peringatan Kemerdekaan, 79 WBP Rutan Salatiga Terima Remisi Umum

Peringatan Kemerdekaan, 79 WBP Rutan Salatiga Terima Remisi Umum

Sebanyak 79 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga merasakan sukacita peringatan kemerdekaan RI ke-79 pada Sabtu (17/08/2024), dengan menerima hadiah kemerdekaan berupa remisi umum dari pemerintah. Remisi ini mengurangi masa hukuman mereka, dengan besaran antara satu hingga lima bulan, diberikan kepada WBP yang memenuhi syarat seperti berkelakuan baik dan tidak melanggar aturan.
Foto dok IST
Dua warga binaan menerima langsung penyerahan remisi oleh Penjabat Walikota Salatiga Yasip Khasani disaksikan jajaran Forkopimda selepas pelaksanaan upacara HUT ke 79 RI

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Aura kebahagiaan dan Sukacita peringatan kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya dirasakan masyarakat umum, tetapi juga dirasakan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahana Negara (Rutan) Salatiga. Sabtu (17/08/24).

Sebanyak 79 WBP menerima hadiah kemerdekaan dari Pemerintah berupa pengurangan masa hukuman atau remisi umum dengan besaran paling sedikit satu bulan dan paling besar lima bulan.

Kepala Rutan Salatiga, Redy Agian mengatakan remisi sebagai salah satu pengurangan masa hukuman bagi warga binaan yang telah memenuhi persyaratan, seperti berkelakuan baik, telah inkracht, minimal telah menjalani enam bulan masa pidaana dan tidak melanggar tata tertib.

“Remisi ini hadiah Peringatan Kemerdekaan kepada para warga binaan yang telah berkelakuan baik, mengikuti program pembinaan yang ada dengan nilai Pada Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana kategori baik, tidak melanggar aturan, menjukan penurunan tingkat risiko,” ungkapnya.

Redy menjelaskan dengan adanya hadiah berupa remisi ini diharapkan para warga binaan menjadi lebih baik dan tidak mengulangi pengulangan tindak pidana kembali.

“Kami harapkan dengan hadiah remisi ini mereka menjadi pribadi lebih baik, tidak mengulangi tindak pidana dan tentunya remisi ini menjadi momentum perubahan dan peningkatan kecintaan terhadap tanah air,” jelasnya.

Perlu diketahui secara simbolis, dua warga binaan menerima langsung penyerahan remisi oleh Penjabat Walikota Salatiga Yasip Khasani disaksikan jajaran Forkopimda selepas pelaksanaan upacara HUT ke 79 RI yang berlangsung di Lapangan Pancasila Kota Salatiga.

BACA JUGA :

Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px