KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Unik! Puluhan Pelajar dan Guru Ikuti Kejuaraan Ketapel di Kabupaten Semarang

Unik! Puluhan Pelajar dan Guru Ikuti Kejuaraan Ketapel di Kabupaten Semarang

Unik! Puluhan Pelajar dan Guru Ikuti Kejuaraan Ketapel di Kabupaten Semarang

Peserta kompetisi ketapel Bupati Cup II, Ketua DPRD dan Kormi Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil sedang membidik sasaran, Selasa (17/9/2024). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Forum Silaturahmi Pecinta Ketapel (Forspek) Kabupaten Semarang menggelar kompetisi ketapel pada Selasa (17/9/2024).

Kejuaraan yang digelar di Aula Gedung PGRI Kabupaten Semarang, kompleks GOR Pandanaran Wujil, Bergas ini diikuti puluhan pelajar dan guru olahraga tingkat SD, SMP, dan SMA se Kabupaten Semarang.

Ketua Forspek Kabupaten Semarang, Triyono menjelaskan, kompetisi kali ini memperebutkan Piala Bergilir Bupati Cup II, Ketua DPRD dan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Kabupaten Semarang.

“Total sampai siang ini ada 95 peserta. Nanti juga akan ada sparing partner dengan peserta dari Kota Semarang, Salatiga, Boyolali, dan Magelang,” kata dia.

Dijelaskan Triyono, atlet ketapel di Kabupaten Semarang terbilang cukup banyak dan berpotensi. Buktinya pada ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jateng di Banyumas pada Juli kemarin, mereka meraih 3 emas, 4 perak, dan 4 perunggu.

“Alhamdulillah raihan kontingen kami bisa keluar menjadi juara umum,” sambungnya.

Diakui Triyono, olahraga ketapel ini masih dipandang sebelah mata. Dengan adanya kompetisi kali ini diharapkan bisa semakin mengenalkan olahraga tradisional ini kepada masyarakat.

“Saat ini di 19 kecamatan sudah ada pegiatnya meskipun secara legal memang belum,” urainya.

Sementara Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Disdikbudpora Kabupaten Semarang, Siska Nugraheni menerangkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang memberikan dana hibah kepada Kormi senilai Rp290 juta.

“Dana itu akan digunakan untuk pembinaan olahraga tradisional, salah satunya ketapel,” ujarnya.

Selain itu, bentuk dukungan yang lain adalah dengan pemberian sertifikat kepada para juara. Sertifikat tersebut ditandatangani oleh Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang.

“(Sertifikat) bisa digunakan untuk mendaftar sekolah. Nilainya setara dengan sertifikat yang lain,” terangnya.

Salah satu peserta kompetisi perwakilan dari Korwil Tengaran, Bima Darma Saputra mengakui, olahraga ketapel memiliki tingkat kesulitan tersendiri. Menurutnya unsur fisika dan geomekanika harus dikuasai terlebih dahulu. Bagaimana memahami frame, karet, dan peluru.

“Setelah itu baru mengasah keterampilan lewat latihan secara konsisten,” kata dia. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang