URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60, Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang menggelar apel di Stadion Pandanaran, Wujil, Bergas, pada Kamis (14/11/2024), yang dihadiri oleh ratusan kader kesehatan dari 26 puskesmas, tenaga kesehatan, serta ASN Dinas Kesehatan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dinkes Kabupaten Semarang Tingkatkan Fasilitasi Layanan Kesehatan di Poskestren

Dinkes Kabupaten Semarang Tingkatkan Fasilitasi Layanan Kesehatan di Poskestren

Dinkes Kabupaten Semarang Tingkatkan Fasilitasi Layanan Kesehatan di Poskestren

Ilustrasi/IST
Ilustrasi/IST
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60, Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang menyelenggarakan apel di Stadion Pandanaran, Wujil, Bergas, pada Kamis (14/11/2024). Acara ini dihadiri oleh ratusan kader kesehatan dari 26 puskesmas, tenaga kesehatan, serta ASN Dinas Kesehatan. Apel dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Semarang, H Basari, dengan turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening, serta Kepala Dinas Kesehatan, Dwi Saiful Noor Hidayat.

Kepala Dinas Kesehatan, Dwi Saiful Noor Hidayat, menjelaskan bahwa pihaknya terus meningkatkan mutu layanan kesehatan kepada masyarakat, termasuk melalui supervisi di pos kesehatan pesantren (Poskestren) di lembaga pendidikan pondok pesantren. Fasilitasi Poskestren meliputi bantuan obat-obatan, peralatan kesehatan, hingga kunjungan dokter secara berkala, sehingga kesehatan para santri selama menempuh pendidikan dapat terjaga.

“Puskesmas terdekat berperan penting dalam menjaga dan meningkatkan kualitas layanan di Poskestren,” ujar Saiful.

Data dari Kementerian Agama Kabupaten Semarang menunjukkan bahwa sekitar 60 persen dari 183 pondok pesantren di wilayah tersebut telah memiliki Poskestren. Dinas Kesehatan berkomitmen untuk mendorong lebih banyak pondok pesantren agar mendirikan Poskestren.

Pada kesempatan itu, Plt Bupati H Basari mengajak masyarakat untuk peduli pada kesehatan diri sejak dini. “Mari bersama-sama menjaga kesehatan diri dan lingkungan,” ucapnya.

Peringatan HKN ke-60 ini juga diramaikan dengan senam massal, lomba tari kreasi, serta penyerahan penghargaan kepada kader kesehatan, posyandu, dan pengelola administrasi instansi kesehatan terbaik di Kabupaten Semarang. Penghargaan diberikan kepada Poskestren Ponpes An Nadiyah Ambarawa sebagai yang terbaik di tingkat kabupaten, serta kepada Posyandu “Sari Rejeki 2” di Desa Pasekan, Ambarawa, sebagai posyandu terbaik. (win/diskominfo kab. semarang)

BACA JUGA :

BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
Komisi A DPRD Salatiga Soroti Tunggakan Biaya Pasien RSUD hingga Milyaran
Komisi A DPRD Salatiga Soroti Tunggakan Biaya Pasien RSUD hingga Milyaran
BPJS Kesehatan mencatat kepesertaan JKN mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen penduduk Indonesia hingga akhir 2025. Dalam Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan 2025, Direktur Utama Prihati Pujowaskito menyebut layanan kesehatan dimanfaatkan 725,3 juta kali, didukung penguatan layanan digital, jaringan fasilitas kesehatan, serta kondisi Dana Jaminan Sosial yang tetap sehat untuk menopang SDM produktif.
JKN Catat 725 Juta Layanan Kesehatan Sepanjang 2025, Kepesertaan Tembus 98,62 Persen
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan Layanan Online Psikolog Gratis (Logis) di Semarang, Kamis (2/7/2026), untuk memperluas akses pendampingan kesehatan mental tanpa biaya. Masyarakat dapat berkonsultasi secara privat melalui aplikasi JNN Ext 2 pada hari dan jam layanan yang ditetapkan, dengan psikolog dari delapan rumah sakit milik Pemprov Jateng, sebagai langkah deteksi dini masalah psikologis dan pengurangan stigma.
Warga Jateng Kini Bisa Konsultasi Psikolog Gratis Secara Online lewat Logis
Faktor Ekonomi Dorong Minat KB Pria di Kabupaten Semarang
Faktor Ekonomi Dorong Minat KB Pria di Kabupaten Semarang
Pemerintah mengubah strategi penanggulangan tuberkulosis (TBC) dengan melakukan skrining aktif dari rumah ke rumah guna menemukan 1,08 juta kasus sepanjang 2026. Kebijakan tersebut disampaikan Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus di RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, Senin (29/6/2026), karena hingga pertengahan tahun baru sekitar 800 ribu penderita terdeteksi sehingga percepatan penemuan kasus diperlukan untuk memutus rantai penularan dan meningkatkan keberhasilan pengobatan.
Lawan TBC! Wamenkes Minta Jangan Tunggu Sakit Baru Periksa

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026