URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Tingkat partisipasi masyarakat Kabupaten Semarang dalam Pilkada Serentak 2024 diprediksi menurun dibandingkan Pilkada 2020. Wakil Bupati Semarang, H. Basari, mengungkapkan salah satu penyebab utama adalah banyaknya warga yang bekerja di luar daerah dan tidak sempat pulang karena hari libur pemungutan suara hanya satu hari.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Partisipasi Pilkada 2024 di Kabupaten Semarang Menurun, Ini Penyebabnya

Partisipasi Pilkada 2024 di Kabupaten Semarang Menurun, Ini Penyebabnya

Partisipasi Pilkada 2024 di Kabupaten Semarang Menurun, Ini Penyebabnya

Petugas PPK membuka kotak penyimpanan formulir model D yang masih tersegel untuk dibacakan saat Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Tingkat KPU Kabupaten Semarang di Hotel Griya Persada Bandungan, Selasa (3/12/2024). Foto: win
Petugas PPK membuka kotak penyimpanan formulir model D yang masih tersegel untuk dibacakan saat Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Tingkat KPU Kabupaten Semarang di Hotel Griya Persada Bandungan, Selasa (3/12/2024). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Tingkat partisipasi masyarakat Kabupaten Semarang dalam Pilkada Serentak 2024 diprediksi menurun dibandingkan Pilkada 2020. Wakil Bupati Semarang, H. Basari, mengungkapkan salah satu penyebab utama adalah banyaknya warga yang bekerja di luar daerah dan tidak sempat pulang karena hari libur pemungutan suara hanya satu hari.

Berdasarkan hasil rekapitulasi DPC PDIP Kabupaten Semarang, dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 807.204, jumlah suara rusak dan ketidakhadiran mencapai 31,2 persen untuk Pemilihan Bupati-Wakil Bupati dan 30,3 persen untuk Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Tengah.

“Banyak pekerja dari Kabupaten Semarang yang merantau memilih tidak pulang karena keterbatasan waktu. Selain itu, sebagian warga mungkin memanfaatkan libur untuk berwisata,” jelas Basari usai Rapat Pleno Rekapitulasi di Hotel Griya Persada Bandungan, Selasa (3/12/2024).

Selain itu, Basari menduga minimnya jumlah pasangan calon—hanya dua pasangan—juga memengaruhi tingkat antusiasme pemilih. Kendati demikian, Basari bersyukur Pilkada Serentak 2024 berjalan aman dan lancar.

Sementara Ketua KPU Kabupaten Semarang, Bambang Setyono, menambahkan, proses rekapitulasi suara berjalan lancar tanpa insiden berarti.

“Kami selalu berkoordinasi dengan Polri, TNI, dan pihak terkait untuk menjaga suasana tetap kondusif,” ujarnya.

Ia mencatat adanya kesalahan teknis terkait jumlah DPT di salah satu TPS di Kelurahan Harjosari, Bawen, namun tidak memengaruhi hasil pemilihan.

“Ini hanya kesalahan penulisan dan sudah dicatat sebagai kejadian khusus,” tegasnya.

Dengan berjalannya Pilkada Serentak yang aman dan tertib, KPU berharap tahapan selanjutnya juga berjalan lancar hingga pleno penetapan. (win)

 

BACA JUGA :

Dosen STAI Kuningan, Dakhori, menjelaskan bahwa istilah Londo Ireng kini berkembang sebagai simbol kritik terhadap praktik kekuasaan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan kepada Rasika FM, Minggu (26/7/2026), sebagai refleksi atas ketimpangan sosial, pembangunan, dan demokrasi. Menurutnya, kritik terhadap kebijakan merupakan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan serta memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat.
Istilah Londo Ireng Kembali Muncul, Dr. Dakhori Soroti Bahaya Mental Penjajah di Tubuh Bangsa Sendiri
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga