KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Partisipasi Pilkada 2024 di Kabupaten Semarang Menurun, Ini Penyebabnya

Partisipasi Pilkada 2024 di Kabupaten Semarang Menurun, Ini Penyebabnya

Partisipasi Pilkada 2024 di Kabupaten Semarang Menurun, Ini Penyebabnya

Petugas PPK membuka kotak penyimpanan formulir model D yang masih tersegel untuk dibacakan saat Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Tingkat KPU Kabupaten Semarang di Hotel Griya Persada Bandungan, Selasa (3/12/2024). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Tingkat partisipasi masyarakat Kabupaten Semarang dalam Pilkada Serentak 2024 diprediksi menurun dibandingkan Pilkada 2020. Wakil Bupati Semarang, H. Basari, mengungkapkan salah satu penyebab utama adalah banyaknya warga yang bekerja di luar daerah dan tidak sempat pulang karena hari libur pemungutan suara hanya satu hari.

Berdasarkan hasil rekapitulasi DPC PDIP Kabupaten Semarang, dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 807.204, jumlah suara rusak dan ketidakhadiran mencapai 31,2 persen untuk Pemilihan Bupati-Wakil Bupati dan 30,3 persen untuk Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Tengah.

“Banyak pekerja dari Kabupaten Semarang yang merantau memilih tidak pulang karena keterbatasan waktu. Selain itu, sebagian warga mungkin memanfaatkan libur untuk berwisata,” jelas Basari usai Rapat Pleno Rekapitulasi di Hotel Griya Persada Bandungan, Selasa (3/12/2024).

Selain itu, Basari menduga minimnya jumlah pasangan calon—hanya dua pasangan—juga memengaruhi tingkat antusiasme pemilih. Kendati demikian, Basari bersyukur Pilkada Serentak 2024 berjalan aman dan lancar.

Sementara Ketua KPU Kabupaten Semarang, Bambang Setyono, menambahkan, proses rekapitulasi suara berjalan lancar tanpa insiden berarti.

“Kami selalu berkoordinasi dengan Polri, TNI, dan pihak terkait untuk menjaga suasana tetap kondusif,” ujarnya.

Ia mencatat adanya kesalahan teknis terkait jumlah DPT di salah satu TPS di Kelurahan Harjosari, Bawen, namun tidak memengaruhi hasil pemilihan.

“Ini hanya kesalahan penulisan dan sudah dicatat sebagai kejadian khusus,” tegasnya.

Dengan berjalannya Pilkada Serentak yang aman dan tertib, KPU berharap tahapan selanjutnya juga berjalan lancar hingga pleno penetapan. (win)

 

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]