URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Untuk meningkatkan kualitas hidup, pelayanan kesehatan yang memadai sangat penting, dan di Kota Salatiga, baik pemerintah maupun swasta telah membangun berbagai fasilitas kesehatan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hingga Akhir 2024 Salatiga Miliki 161 Praktek Dokter Umum, 4 Rumah Sakit dan 6 Puskesmas

Hingga Akhir 2024 Salatiga Miliki 161 Praktek Dokter Umum, 4 Rumah Sakit dan 6 Puskesmas

Hingga Akhir 2024 Salatiga Miliki 161 Praktek Dokter Umum, 4 Rumah Sakit dan 6 Puskesmas

Sumber : Salatiga Dalam Angka 2024 (BPS Salatiga 2024)
featured-img

RASIKAFM.COM |SALATIGA – Salah satu aspek dasar untuk meningkatkan kualitas hidup manusia adalah pelayanan kesehatan yang memadai. Sebagai sarana dalam peningkatan pelayanan kesehatan, pemerintah dan swasta membangun berbagai fasilitas kesehatan di kota Salatiga.

Hingga akhir 2024, di Kota Salatiga terdapat 4 Rumah Sakit. Jumlah rumah sakit menurun dibandingkan tahun sebelumnya dikarenakan ada proses penilaian ulang terkait kelayakan rumah sakit sehingga ada rumah sakit yang berubah menjadi klinik. Selain Rumah Sakit, juga terdapat 6 Puskesmas. Sebanyak 161 dokter umum tercatat berpraktek di Salatiga.

Selain Pemerintah, pihak Swasta juga membangun fasilitas kesehatan di Kota Salatiga. Dari 29 Balai Pengobatan yang terdaftar pada Dinas Kesehatan, 28 di antaranya adalah milik swasta.

Pandemi COVID-19 yang menyebar di seluruh dunia juga menyebar di Kota Salatiga. Pada tahun 2021, sebanyak 7.799 orang masih terkonfirmasi positif COVID-19. Selain yang masih terkonfirmasi COVID-19, kasus sembuh sebanyak 9.035 orang dan kasus meninggal sebanyak 285 orang. Pemberian vaksin Covid berdampak besar pada banyaknya kasus yang turun drastis hingga pada tahun 2023 hanya terdapat 2 kasus.

BACA JUGA :

BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
Komisi A DPRD Salatiga Soroti Tunggakan Biaya Pasien RSUD hingga Milyaran
Komisi A DPRD Salatiga Soroti Tunggakan Biaya Pasien RSUD hingga Milyaran
BPJS Kesehatan mencatat kepesertaan JKN mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen penduduk Indonesia hingga akhir 2025. Dalam Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan 2025, Direktur Utama Prihati Pujowaskito menyebut layanan kesehatan dimanfaatkan 725,3 juta kali, didukung penguatan layanan digital, jaringan fasilitas kesehatan, serta kondisi Dana Jaminan Sosial yang tetap sehat untuk menopang SDM produktif.
JKN Catat 725 Juta Layanan Kesehatan Sepanjang 2025, Kepesertaan Tembus 98,62 Persen
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan Layanan Online Psikolog Gratis (Logis) di Semarang, Kamis (2/7/2026), untuk memperluas akses pendampingan kesehatan mental tanpa biaya. Masyarakat dapat berkonsultasi secara privat melalui aplikasi JNN Ext 2 pada hari dan jam layanan yang ditetapkan, dengan psikolog dari delapan rumah sakit milik Pemprov Jateng, sebagai langkah deteksi dini masalah psikologis dan pengurangan stigma.
Warga Jateng Kini Bisa Konsultasi Psikolog Gratis Secara Online lewat Logis
Faktor Ekonomi Dorong Minat KB Pria di Kabupaten Semarang
Faktor Ekonomi Dorong Minat KB Pria di Kabupaten Semarang
Pemerintah mengubah strategi penanggulangan tuberkulosis (TBC) dengan melakukan skrining aktif dari rumah ke rumah guna menemukan 1,08 juta kasus sepanjang 2026. Kebijakan tersebut disampaikan Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus di RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, Senin (29/6/2026), karena hingga pertengahan tahun baru sekitar 800 ribu penderita terdeteksi sehingga percepatan penemuan kasus diperlukan untuk memutus rantai penularan dan meningkatkan keberhasilan pengobatan.
Lawan TBC! Wamenkes Minta Jangan Tunggu Sakit Baru Periksa

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved