URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Preservasi Jembatan Babon yang dimulai awal Mei 2024 ditargetkan selesai akhir Juli 2024. Kepala PPK 3.1 Provinsi Jawa Tengah, Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Provinsi Jawa Tengah, Wishnu Herlambang, mengatakan tahap pertama di Jembatan Kalibabon seksi A arah Surabaya sudah selesai sebelum Idul Adha, sementara tahap kedua untuk seksi B arah Jakarta dimulai setelah Idul Adha.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Akhir Juli Perbaikan Jembatan Kalibabon Selesai

Akhir Juli Perbaikan Jembatan Kalibabon Selesai

Akhir Juli Perbaikan Jembatan Kalibabon Selesai

Foto: Dok
featured-img

Preservasi jembatan Babon yang berlangsung sejak awal Mei 2024 ditargetkan akan selesai akhir bulan juli 2024.

Wisnu Herlambang , PPK 3.1 BBPJN Jateng DIY

(PPK) 3.1 Provinsi Jawa Tengah, Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah III Provinsi Jawa Tengah, Wishnu Herlambang kepada rasika mengatakan “Kami sudah menyelesaikan tahap pertama di jembatan kalibabon seksi A jalur arah ke Surabaya sebelum Idul Adha, dan tahap kedua setelah Idul Adha adalaha seksi B jalur arah ke jakarta”.

Untuk rekayasa lalu lintas ditutup satu lajur khusus untuk area pekerjaan, sedangkan tiga jalur lainnya tetap dibuka untuk lalu lintas. Wisnu menambahkan, pihaknya mencoba untuk mendorong agara pekerjaan berlangsung lebih cepat.

“Tadinya pekerjaan berlangsung dua bulan, kita push agar selesai dalam satu bulan dengan menambah sift kerja siang dan malam, sehingga pekerjaaan pekerjaan tahap 2 yang berlangsung sejak 23 juni akan selesai pada akhir juli “,Tukas Wisnu.

Pentingnya pemeliharaan jembatan ini agar kondisi jembatan tetap dalam kondisi siap layan, serta mencegah penurunan performa struktur jembatan seiring berjalannya waktu.

Setelah selesai Kalibabon Wisnu menambahkan ada pekerjaan berikutnya yaitu jembatan Tuntang di Buyaran Demak. (hrs)

BACA JUGA :

Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved