KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Aksinya Terekam CCTV, Pencuri Kotak Amal dan Sandal di Masjid Bawen Digulung Polisi

Aksinya Terekam CCTV, Pencuri Kotak Amal dan Sandal di Masjid Bawen Digulung Polisi

Aksinya Terekam CCTV, Pencuri Kotak Amal dan Sandal di Masjid Bawen Digulung Polisi

Salah satu pelaku pencurian kotak amal di masjid Jamiyyatul Ulum sedang dimintai keterangan oleh petugas Polsek Bawen, Senin (20/1/2025). Foto: Humas Polres Semarang

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Dua pria diamankan oleh Polsek Bawen setelah nekat mencuri uang kotak amal di Masjid Jamiyyatul Ulum, Desa Samban, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Sabtu (18/1/2025) dini hari.

Berdasarkan keterangan Kasat Reskrim Polres Semarang AKP M Aditya Perdana, kedua pelaku diketahui berinisial TI (25) dan YR (17), merupakan warga Kecamatan Banyubiru. Mereka melakukan aksinya sekitar pukul 02.20 WIB.

“Selain uang kotak amal, pelaku juga mencuri sepasang sandal selop milik warga yang berada di samping masjid,” ungkap Aditya saat dikonfirmasi, Senin (20/1/2025).

Dijelaskan Aditya, aksi kedua pelaku sempat terekam oleh CCTV Masjid Jamiyyatul Ulum. Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku dapat teridentifikasi. Kejadian ini juga sempat viral di salah satu akun media sosial.

“Awalnya kedua pelaku mengelak, namun setelah ditunjukkan rekaman CCTV baru keduanya mengaku,” kata dia.

Keduanya diamankan oleh warga pada Minggu (19/1/2025) dan diserahkan ke pihak Polsek Bawen. Sejumlah barang bukti turut diamankan oleh petugas yakni uang hasil pencurian, sepasang sandal, dan sepeda motor Honda BeAt yang digunakan para pelaku untuk menjalankan aksinya.

“Saat ini kasus tersebut sedang didalami apakah keduanya spesialis pencuri kotak amal atau ada motif lain,” pungkasnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
[pekok2]