KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Aktivitas Berjualan Dibatasi, Pedagang Pasar Tradisional Merana

Aktivitas Berjualan Dibatasi, Pedagang Pasar Tradisional Merana

Aktivitas Berjualan Dibatasi, Pedagang Pasar Tradisional Merana

Pasar Projo Ambarawa. (Foto/IST)

UNGARAN – Pembatasan jam berjualan pasar tradisional yang didasarkan pada Instruksi Bupati (Inbup) Semarang No.14 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro diprotes pedagang di pasar tradisional. Hal itu dianggap merugikan dan dirasa tidak adil terhadap para pedagang kecil.

Salah satu pedagang Pasar Projo Ambarawa Solikin mengatakan, kebanyakan pedagang mulai operasional pukul 09.00. Jika jam 12.00 harus tutup, maka jam 11.00 harus siap-siap. Menurutnya hal itu sangat merugikan sebab dagangannya belum banyak yang laku. Oleh karena itu pihaknya meminta kelonggaran berjualan hingga pukul 15.00. Selain itu, ia juga menyoroti ketimpangan dalam aturan tersebut dimana toko modern serba ada diperbolehkan beroperasi hingga pukul 21.00.

Sementara Kepala Pasar Projo Sugeng Setiyono mengatakan dari total 1.700 pedagang, saat ini hanya sekitar 60 persen yang membuka usahanya. Mengenai aspirasi pedagang untuk kelonggaran waktu berjualan, sudah disampaikan ke pemerintah daerah dalam hal ini Diskumperindag. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
ganjil genap
Menimbang Akhir Era Ganjil-Genap Jakarta
Toyota Land Cruiser LC 300 menjadi salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Rabu (30/9/2026). SUV premium tersebut diperkenalkan kepada masyarakat Jawa Tengah dengan menawarkan perpaduan desain gagah, kabin mewah, performa kuat, serta kemampuan off-road.
Land Cruiser LC 300 Mencuri Perhatian di GIIAS Semarang 2026
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong peningkatan kesejahteraan anggota Linmas melalui perluasan kesempatan kerja sebagai tenaga keamanan dan kebersihan. Hal itu disampaikan saat Apel Besar Aslinmas dan Abpedmas se-Jawa Tengah di Stadion Pandanaran Wujil, Kabupaten Semarang, Rabu (30/9/2026), yang diikuti lebih dari 7.000 anggota Linmas.
Saat Peserta Apel Aslinmas Berebut Ajak Foto KDM dan Sherly Tjoanda
[pekok2]