URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dinas Perhubungan bersama Satlantas Polres Salatiga akan melakukan survei jalur mudik dan alternatif. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kondisi jalan dan memetakan titik rawan kecelakaan serta kemacetan arus mudik dan balik lebaran nanti.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Amankan Jalur Mudik, Dishub Salatiga Petakan Titik Rawan Kecelakaan dan Kemacetan

Amankan Jalur Mudik, Dishub Salatiga Petakan Titik Rawan Kecelakaan dan Kemacetan

Amankan Jalur Mudik, Dishub Salatiga Petakan Titik Rawan Kecelakaan dan Kemacetan

Dinas Perhubungan bersama Satlantas Polres Salatiga akan melakukan survei jalur mudik dan alternatif. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kondisi jalan dan memetakan titik rawan kecelakaan serta kemacetan arus mudik dan balik lebaran nanti.

Kepada media Kepala Dishub Kota Salatiga Sri Saartuti mengatakan, pihaknya sedang mempersiapkan skema untuk menghadapi arus mudik dan balik lebaran. “minggu ini Dishub bersama Satlantas Polres Salatiga akan melakukan survei jalur mudik dan alternatif. Ini untuk menyiapkan sejumlah langkah antisipasi kemacetan dan kecelakaan,” katanya, Selasa (12/4/2022).

Menurut Sri Satuti, Dishub juga telah menyiapkan sarana perlengkapan jalan untuk dipasang di jalur mudik Lebaran nanti. Langkah ini dilakukan agar sebelum arus mudik semua sarana prasarana jalan yang dibutuhkan terpenuhi sehingga pemudik yang melintas di Salatiga bisa merasa aman dan nyaman.

Sementara itu sejumlah perlengkapan yang disiapkan antara lain, rambu papan petunjuk jurusan (RPPJ) portable, guardzone, traffic barrier dan traffic cone. Selain itu, Dishub juga akan melakukan operasi kelaikan angkutan umum (ramp check) di Terminal Tingkir.

Dia mengatakan, meski arus mudik masih lama, namun langkah persiapan harus dilakukan sejak dini karena Salatiga merupakan daerah perlintasan yang dilalui jalur jaringan pergerakan nasional dan regional. “Persiapan sejak dini kami lakukan guna meningkatkan kualitas pelayanan transportasi, memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada para pengguna jalan, termasuk pemudik. Disamping itu, juga untuk mewujudkan lalu lintas dan angkutan jalan yang tertib, lancar, aman dan nyaman,” ujarnya. ( rief )

BACA JUGA :

Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling
Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling
Seorang pecinta reptil, Galih Rizky F (20), terjatuh ke jurang sedalam sekitar 40 meter saat melakukan herping di kawasan Curug Lawe Benowo Kalisidi (CLBK), Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jumat (28/8/2026) malam. Tim SAR gabungan mengevakuasi korban sekitar 2,5 jam kemudian dengan teknik HART. Korban mengalami cedera kepala, lengan, dan tungkai.
Pecinta Reptil Terjatuh ke Jurang 40 Meter Saat Herping di CLBK Ungaran
Polres Semarang mengamankan pelajar berinisial YA (16) yang diduga hendak melakukan duel satu lawan satu di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (26/8/2026) dini hari. Polisi menemukan celurit sepanjang sekitar 130 sentimeter yang dibawa YA setelah ajakan duel diduga disepakati melalui media sosial.
Viral Pelajar Bawa Celurit 1,3 Meter di Ambarawa, Polisi Gagalkan Rencana Duel
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk
Daihatsu Ayla dan Mitsubishi L300 Pick Up bertabrakan di Simpang Empat Klampeyan, Noborejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Selasa (25/8/2026) siang. Kecelakaan terjadi saat Ayla hendak menyeberang Jalan Pertapaan Gedono dan bertabrakan dengan L300 yang melaju dari arah Tingkir menuju Kembang. Kedua pengemudi selamat tanpa luka.
Ayla VS L300 Adu Banteng, Pemilik Mobil hanya bisa Geleng - geleng
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved