URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dirreskrimsus sekaligus Kepala Satgas Pangan Polda Jateng Kombes Pol Dwi Subagyo mengatakan, meski di Jateng belum ada kasus atau korban dari jajanan Chikibul, namun pihaknya akan mengawasi penjualan makanan itu.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ancam Kesehatan, Penjualan Jajanan Chikibul Bakal Diawasi Polda Jateng

Ancam Kesehatan, Penjualan Jajanan Chikibul Bakal Diawasi Polda Jateng

Ancam Kesehatan, Penjualan Jajanan Chikibul Bakal Diawasi Polda Jateng

featured-img

SEMARANG – Jajanan Chiki Ngebul (Chikibul) sempat menjadi makanan unik yang banyak diminati oleh masyarakat dari anak kecil hingga orang dewasa. Sebagai informasi, Chikibul adalah makanan yang terbuat dari nitrogen cair dan kerap dijual di Pasar Malam maupun event-event kuliner.

Saat disantap, jajanan itu akan mengeluarkan asap. Namun makanan unik itu belakangan ini menjadi sorotan karena dinilai berpotensi mengancam kesehatan.

Dirreskrimsus sekaligus Kepala Satgas Pangan Polda Jateng Kombes Pol Dwi Subagyo mengatakan, meski di Jateng belum ada kasus atau korban dari jajanan Chikibul, namun pihaknya akan mengawasi penjualan makanan itu.

Dirinya juga meminta kepada masyarakat agar bisa melapor ke polisi atau pihak terkait jika menemukan kasus gangguan kesehatan akibat Chikibul.

“Bisa lapor ke kita, bisa lapor ke dinas, karena kita juga pelayan masyarakat. Kalau masyarakat menemukan ada hal-hal yang tidak benar bisa melapor ke kita,” ujar Dwi kepada wartawan, Rabu (25/1/2023).

Disisi lain, untuk mengantisipasi adanya korban, pihaknya juga akan melalukan koordinasi dengan instansi terkait. Ke depan pihaknya akan melakukan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kita akan sampaikan bersama dengan jajaran melaksanakan kegiatan himabuan dengan Dinkes dan instansi terkait,” bebernya.

Lebih lanjut, Dwi meminta agar para pedagang tidak lagi menjual Chikibul. Sebab, nitrogen cair bukan diperuntukan untuk makanan apalagi tanpa adanya pengawasan.

“Demi kesehatan dengan adanya beberapa kasus keracunan, kita imbau hindari. Nanti koordinasi dengan BPOM, kita utamakan kesehatan masyarakat, karena setahu saya nitrogen cair tidak bisa digunakan sembarangan ya, enggak bisa semua orang,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam menerangkan, nitrogen sebenarnya tidak dapat dikonsumsi secara langsung. Bahkan, nitrogen justru biasanya digunakan di dunia medis.

“Itu kan nggak boleh untuk makanan. Itu kan nitrogen to. Kalau di medis aja untuk operasi, anastesi, bius,” paparnya

Pihaknya juga telah melakukan sosialisai terhadap penjual Chikibul di beberapa tempat. Hasilnya masih ditemukan penjual Chikibul yang beroperasi.

“Dalam bulan Januari ini soal Chikbul, bareng-bareng Balai POM, bukan operasi ya, kita melakukan pengawasan di beberapa tempat kuliner dan tempat umum yang menjual itu. Ternyata ada di Semarang Zoo yang ada chiki kebulnya itu,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menggelar Festival Jateng Syariah (FAJAR) 2026 di Queen City Mall Semarang pada 6–9 Agustus 2026 untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, menyebut kegiatan ini mengedepankan kolaborasi lintas sektor melalui penguatan literasi, pengembangan Halal Value Chain, pemberdayaan UMKM, dan perluasan akses ekonomi syariah yang inklusif serta berkelanjutan.
BI Jateng Tancap Gas Bangun Ekonomi Syariah, 450 Guru Disiapkan Jadi Motor Literasi Halal
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang memperkuat upaya pencegahan kebakaran di TPA Blondo, Kecamatan Bawen, selama musim kemarau dengan penyemprotan rutin di titik rawan dan peningkatan kesiapsiagaan personel. Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, menyebut langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya kasus kebakaran yang telah mencapai 80 kejadian hingga awal Agustus 2026, didominasi kebakaran hutan dan lahan.
Cegah Kebakaran TPA Blondo, Damkar Kabupaten Semarang Rutin Semprot Titik Rawan
Polres Semarang meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memasuki musim kemarau dengan memperkuat kesiapsiagaan personel, memetakan wilayah rawan, serta mengintensifkan patroli terpadu bersama TNI, BPBD, dan instansi terkait. Kapolres Semarang, Heru Dwi Purnomo, menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan risiko kebakaran melalui pencegahan, edukasi masyarakat, dan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan.
Musim Kemarau Kian Memuncak, Kapolres Semarang: Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan!
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melakukan monitoring implementasi indikator Desa Antikorupsi di Desa Banyubiru, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Rabu (5/8/2026). Ketua Tim Monitoring sekaligus Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK, Aris Dedy Arham, meminta pemerintah desa lebih tertib menyusun laporan keuangan BUMDes setiap semester sesuai ketentuan, sekaligus memastikan komitmen desa dalam menerapkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
KPK Ingatkan Laporan BUMDes Saat Monitoring Desa Antikorupsi di Banyubiru

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved