URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menggelar koordinasi MBG (Makan Bergizi Gratis) bersama Sekda, dinas, dan penyelenggara SPPG di ruang kerjanya. Jumat (19/9/2025), ia menyoroti kapasitas dapur penyedia agar sesuai kebutuhan 57 ribu penerima manfaat. Pemkot menegaskan perhitungan harus tepat meski ada tambahan slot SPPG dari Polres dan Polda Jateng.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Anggaran dari Polda dan Polres Salatiga, akan Ada Penambahan 6 SPPG di Salatiga

Anggaran dari Polda dan Polres Salatiga, akan Ada Penambahan 6 SPPG di Salatiga

Anggaran dari Polda dan Polres Salatiga, akan Ada Penambahan 6 SPPG di Salatiga

Foto dok IST
Rapat Koordinasi penyelenggaraan MBG dipimpin Ketua Satgas MBG di Kota Salatiga Nina Agustin Jumat 19 September 2025.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin lanjutkan koordinasi penyelenggaraan MBG (Makan Bergizi Gratis) dengan Sekda Salatiga, dinas terkait Serta penyelenggara SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) di Ruang Kerja Wakil Wali Kota Salatiga.

Selaku Ketua Satgas MBG di Kota Salatiga, Nina bertanya kepada penyelenggara SPPG atas tambahan dapur penyedia yang berpotensi over capacity jika dibandingkan dengan penerima manfaat.

“penerima manfaat dengan dapur sejumlah itu berarti tidak sampai 2000, sedangkan paling tidak kita harus melayani 3000, belum lagi dapur milik pemkot dapat grade A yang melayani 4000 penerima manfaat sehingga tidak mungkin jika beroperasi hanya menyediakan 2000 saja,” Ucapnya.

Meisal Prariadena selaku pengurus MBG dari Polres Salatiga membenarkan adanya 6 tambahan SPPG yang bersumber dari Polda Jawa Tengah dan Polres Salatiga untuk beroperasi di Salatiga.

“Jadi ada 1 SPPG dari Polda Jawa Tengah dan 5 yang kami kelola. Kami mendapatkan slot di akhir agustus namun karena situasi dan kondisi keamanan menjadi tertunda. Kemarin ada perintah langsung dari Kapolda Jateng untuk dilanjutkan, maka kami sekalian berkoordinasi disini dan akan ikut arahan dari pemkot mengenai administrasi selanjutnya,” Jawabnya.

Menanggapi hal tersebut, Nina mengarahkan untuk dapat ditinjau kembali terkait jumlah SPPG yang akan diadakan. Pemerintah Kota sangat membuka kesempatan untuk siapa saja berperan sebagai pelaksana MBG. Namun, tentunya harus dengan perhitungan yang sesuai.

“Arahan dari Wali Kota untuk setiap institusi berhak mendapatkan satu slot SPPG. Dari data sementara, jumlah penerima di Salatiga itu sekitar 57.000-an sehingga dengan 21 SPPG itu sudah sangat cukup. Kalaupun nanti ada tambahan dari ibu hamil dan balita, kenaikan jumlahnya tidak sampai 2.000-an,” pungkasnya.

BACA JUGA :

Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menggelar Festival Jateng Syariah (FAJAR) 2026 di Queen City Mall Semarang pada 6–9 Agustus 2026 untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, menyebut kegiatan ini mengedepankan kolaborasi lintas sektor melalui penguatan literasi, pengembangan Halal Value Chain, pemberdayaan UMKM, dan perluasan akses ekonomi syariah yang inklusif serta berkelanjutan.
BI Jateng Tancap Gas Bangun Ekonomi Syariah, 450 Guru Disiapkan Jadi Motor Literasi Halal
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang memperkuat upaya pencegahan kebakaran di TPA Blondo, Kecamatan Bawen, selama musim kemarau dengan penyemprotan rutin di titik rawan dan peningkatan kesiapsiagaan personel. Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, menyebut langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya kasus kebakaran yang telah mencapai 80 kejadian hingga awal Agustus 2026, didominasi kebakaran hutan dan lahan.
Cegah Kebakaran TPA Blondo, Damkar Kabupaten Semarang Rutin Semprot Titik Rawan
Polres Semarang meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memasuki musim kemarau dengan memperkuat kesiapsiagaan personel, memetakan wilayah rawan, serta mengintensifkan patroli terpadu bersama TNI, BPBD, dan instansi terkait. Kapolres Semarang, Heru Dwi Purnomo, menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan risiko kebakaran melalui pencegahan, edukasi masyarakat, dan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan.
Musim Kemarau Kian Memuncak, Kapolres Semarang: Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan!

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved