RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Antisipasi Ledakan Arus Mudik, Pemkot Meminta Semua Sektor Siaga

Antisipasi Ledakan Arus Mudik, Pemkot Meminta Semua Sektor Siaga

Antisipasi Ledakan Arus Mudik, Pemkot Meminta Semua Sektor Siaga

Wakil Wali Kota Salatiga, Dr. Muh Haris, M.Si, memperkirakan akan terjadi ledakan arus mudik yang luar biasa, khususnya di Kota Salatiga selama libur Hari Raya Idul Fitri 1443, tahun ini. Hal itu sebagai dampak dikeluarkannya Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga Menteri Agama (Menag), Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB) yang menetapkan hari libur nasional dan cuti bersama Tahun 2022.

Berdasarkan SKB yang ditandatangani pada 7 April tersebut, pemerintah menambahkan empat hari cuti bersama, yaitu pada tanggal 29 April dan 4-6 Mei 2022.
Selama libur panjang tersebut juga akan berdampak pada ramainya pengunjung pariwisata, hotel, dan restoran. Muh Haris mengimbau kepada PHRI untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, karena situasi masih dalam masa Pandemi COVID-19. Imbauan protokol kesehatan juga disampaikan Muh Haris bagi para Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat selama lebaran agar senantiasa menyediakan tempat cuci tangan.

“Jangan sampai kelonggaran yang diberikan oleh pemerintah berdampak negatif pada kita semuanya. Kita menunggu Surat Edaran Wali Kota menindaklanjuti surat keputusan bersama tiga menteri tersebut,” tandas Muh Haris dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Candi 2022 di Polres Salatiga, belum. Lama. Ini.

Usai rakor dengan instansi terkait, tokoh masyarakat dan tokoh agama Kota Salatiga, Wakil Wali Kota bersama jajaran Forkopimda melanjutkan rakor dengan Kapolri melalui video conference.

Sebagaimana disampaikan Kapolres Salatiga, AKBP Indra Mardiana, Rakor Lintas Sektoral itu dilaksanakan guna mewujudkan Sitkamtibmas yang kondusif serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam merayakan Idul Fitri 1443 H, di tengah masa pandemi COVID-19 Tahun 2022. Operasi Ketupat Candi ini akan digelar mulai 28 April hingga 9 Mei 2022.

“Pelaksanaan operasi ketupat akan kembali seperti tiga tahun lalu sebelum COVID-19, namun tetap protokol kesehatan untuk menciptakan Salatiga yang tertib, aman dan toleran,” tegas Indra.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, Kapolres meminta kepada Dinas Perhubungan untuk menyambungkan saluran CCTV di jalan raya ke Pos Pelayanan (Posyan) guna memantau kemanan dan pengawasan. Selain itu, ia juga meminta kepada Sarpol PP untuk melakukan operasi yustisi setiap hari.

“Khusus di Posyan Ramayana kita siapkan vaksinasi, dokter, dan ambulance bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga, Siti Zuraidah, SKM, M.Kes, mengungkapkan bahwa untuk daerah perkotaan tidak ada puskesmas yang melayani rawat inap, termasuk Puskesmas Cebongan. Namun DKK tetap menyiapkan dokter dan apotek jaga, serta Public Safety Center (PSC) 119 yang mobile.
Namun yang harus diperhatikan oleh masyarakat adalah kejadian darurat keamanan pangan, khususnya keracunan dan demam berdarah akibat rumah yang sempat dikosongkan.

“Salatiga masih Level Dua, jika ada yg batuk pilek lebih baik diam dulu di rumah untuk mengendalikan penyebaran. Gejala apapun yg mirip dengan gejala COVID-19 berarti suspek COVID-19,”ungkap Siti Zuraidah.

Selama liburan lebaran, titik kemacetan yang menjadi fokus pemantauan Dinas Perhubungan (Dishub) adalah Jalan Tingkir Raya yang menghubungkan gerbang Tol Tingkir dan pusat kota. Diperlukan manajemen rekayasa lalu lintas untuk mengatasi kemacetan di dua titik tersebut.

BACA JUGA :

Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Pemerintah Kabupaten Semarang membeli lahan seluas 2.024 meter persegi senilai Rp4,57 miliar menggunakan dana ganti rugi aset terdampak pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen untuk memperluas Pasar Sayur Getasan. Lahan tersebut akan dimanfaatkan sebagai area parkir dan bongkar muat guna mengurangi kemacetan di jalur Salatiga-Magelang, terutama saat aktivitas pasar berlangsung dini hari.
Antrean Kendaraan Tembus 3 Km, Lahan Rp4,57 Miliar Disiapkan untuk Pasar Sayur Getasan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengusulkan alokasi 300 liter air per detik dari Bendungan Jragung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Semarang. Air tersebut diharapkan mendukung kebutuhan air bersih, industri, pertanian, dan pariwisata, terutama di Pringapus, Bergas, dan Ungaran Timur. Pemkab juga mendorong pengembangan wisata dengan memprioritaskan Desa Candirejo.
Bendungan Jragung Mulai Diisi, Bupati Semarang Dorong Pemanfaatan untuk Sektor Intanpari
Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama