KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Antisipasi Longsor, Kapolsek Sidorejo Petakan Wilayah Titik Rawan Bencana Alam

Antisipasi Longsor, Kapolsek Sidorejo Petakan Wilayah Titik Rawan Bencana Alam

Antisipasi Longsor, Kapolsek Sidorejo Petakan Wilayah Titik Rawan Bencana Alam

Polsek Sidorejo Polres Salatiga melakukan mitigasi bencana tanah longsor di wilayah rawan Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, pada 15 Januari 2026. Kegiatan dipimpin AKP Sarwoko sebagai langkah antisipasi tingginya curah hujan, dengan pengecekan kondisi tanah, drainase, serta imbauan kewaspadaan kepada warga guna meminimalkan risiko bencana.
Foto Arief Rasika
Kapolsek Sidorejo saat pimpin mitigasi bencana

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan bencana alam khususnya tanah longsor akibat tingginya intensitas curah hujan, Polsek Sidorejo Polres Salatiga melaksanakan kegiatan mitigasi di sejumlah wilayah rawan longsor di Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Kamis (15/01/2026).

Kegiatan mitigasi dipimpin langsung oleh Kapolsek Sidorejo AKP Sarwoko, S.H., didampingi Kanit Binmas serta para Bhabinkamtibmas jajaran Polsek Sidorejo. Langkah ini merupakan upaya preventif Polri guna meminimalkan risiko serta dampak bencana bagi masyarakat.

Adapun lokasi yang menjadi sasaran mitigasi antara lain Kampung Sarirejo Kelurahan Sidorejo Lor, Kampung Plumpungan Kelurahan Kauman Kidul, serta belakang SD Negeri 3 Blotongan di Kampung Prampelan Kelurahan Blotongan.

Kapolsek Sidorejo menjelaskan bahwa potensi longsor di wilayah tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya kontur tanah yang curam, minimnya vegetasi penahan air, serta saluran drainase yang belum memadai. Selain itu, di beberapa lokasi sebelumnya pernah terjadi kejadian longsor akibat hujan deras dengan durasi panjang.

“Mitigasi ini kami lakukan untuk memetakan potensi kerawanan dan memastikan kesiapan personel apabila sewaktu-waktu terjadi bencana, khususnya saat intensitas hujan tinggi,” jelas AKP Sarwoko, S H., M.H.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan langsung kondisi tanah, talud, dan saluran air, sekaligus memberikan imbauan kewaspadaan kepada warga sekitar agar segera melapor apabila melihat tanda-tanda awal terjadinya longsor.

Dengan dilaksanakannya kegiatan mitigasi ini, Polsek Sidorejo menegaskan kesiapsiapan Polri dalam penanganan cepat bencana alam, serta komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menjaga keselamatan dan keamanan lingkungan.

Custom Command

Ketik list untuk melihat semua command, atau help untuk bantuan.

📋 Daftar Command

  • listMenampilkan semua daftar command [gunakan]
  • helpMenampilkan bantuan penggunaan [gunakan]

Custom Command

Ketik list untuk melihat semua command, atau help untuk bantuan.

📋 Daftar Command

  • listMenampilkan semua daftar command [gunakan]
  • helpMenampilkan bantuan penggunaan [gunakan]
Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang