RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Antisipasi Pencurian Kayu Dan Kebakaran Hutan, Koramil 04 Bringin Bersama Perhutani Patroli Di Wilayah Bringin

Antisipasi Pencurian Kayu Dan Kebakaran Hutan, Koramil 04 Bringin Bersama Perhutani Patroli Di Wilayah Bringin

Antisipasi Pencurian Kayu Dan Kebakaran Hutan, Koramil 04 Bringin Bersama Perhutani Patroli Di Wilayah Bringin

Danramil 04/Bringin Kapten Inf Agung Kartika beserta 1 anggota melaksanakan giat Patroli kebakaran hutan dan lahan bersama Polhut wilayah BKPH Tempuran Kecamatan Bringin kab Semarang minggu 1 agustus.

Masih adanya aksi pencurian Kayu milik Perhutani dan sebagai langkah Antisipaai munculnya kasus kebakaran Hutan dan lahan diwilayah Bringin, jajaran Koramil 04 Bringin bersama BKPH Tempuran Kecamatan Bringin kabupaten Semarang melakukan patroli kewilayahan minggu 1 Agustus mulai pukul 19.00. WIB.

Kepada rasikafm.com Danramil 04 Bringin Kapten Agung Kartika mengatakan jika langkah ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi aksi pencurian kayu yang terjadi di malam hari “jajaran Koramil Bringin bersama anggota polisi hutan wilayah bkph tempuran kecamatan Bringin melakukan patroli sekaligus karhutla atau antisipasi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Tempuran kecamatan Bringin langkah ini ditempuh karena biasanya pencuri memotong kayunya siang dan diangkut malam” ungkap Agung.

Agung Kartika menambahkan karena masih adanya aksi pencurian kayu yang sering dilakukan di malam hari sekaligus sebagai langkah antisipasi kebakaran lahan dan hutan pihaknya berinisiatif melakukan patroli malam “saya bersama bapak Adam selaku Asisten perhutani dan 15 anggota Polhut mengadakan patroli harapannya kasus pencurian kayu di wilayah Bringin tidak lagi terjadi” tambah Agung yang mempunyai hobi Trabas serta Of road ini.

Pengecekan anggota sesaat sebelum. Patroli hutan

Pantauan Rasika FM kegiatan yang dimulai pada pukul jam 5 sore tersebut sebagian besar peserta menggunakan motor jenis trail mengingat medan patroli cukup berat. Apalagi kegiatan dilakukan dimalam hari.

Danramil Bringin sendiri tampak mengendarai motor CRF tahun 2019 warna hitam sementara peserta lain menggunakan jenis trail dan KLX (rief)

BACA JUGA :

Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus penemuan jasad bayi perempuan di kebun kosong Dusun Kropoh, Desa Duren, Bandungan, Kamis (3/9/2026). Polisi menetapkan WAP (18) sebagai tersangka dan VA (17) sebagai pelaku anak. Bayi tersebut diduga hasil hubungan keduanya dan dikuburkan setelah lahir secara mandiri karena kehamilan disembunyikan.
Polisi Tetapkan Dua Sejoli sebagai Tersangka Pembuangan Bayi di Bandungan
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani