URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kota Salatiga bersama DPRD Kota Salatiga meluncurkan Sentra Susu Salatiga Maisaloka sebagai pusat produksi dan pengolahan susu untuk mendukung peternak dan industri olahan susu. Acara peluncuran berlangsung di Pendapa Bung Karno Gedung DPRD Kota Salatiga pada Senin (3/2/2025) dan dihadiri oleh Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga, Henni Mulyani.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Argomulyo Jadi Sentra Susu, Ikon Wisata Kuliner dan Sentra Industri di Salatiga

Argomulyo Jadi Sentra Susu, Ikon Wisata Kuliner dan Sentra Industri di Salatiga

Argomulyo Jadi Sentra Susu, Ikon Wisata Kuliner dan Sentra Industri di Salatiga

Foto dok IST
Pengunjung mencoba produk olahan susu dalam launching sentra susu Salatiga Maisaloka di Pendapa Bung Karno DPRD Kota Salatiga.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pemerintah Kota Salatiga bersama DPRD Kota Salatiga meluncurkan Sentra Susu Salatiga Maisaloka pada Senin (3/2/2025) di Pendapa Bung Karno Gedung DPRD Kota Salatiga. Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga, Henni Mulyani mengatakan, sentra susu ini berada di tiga kelurahan di Kecamatan Argomulyo, yaitu Kelurahan Randuacir, Kelurahan Kumpulrejo, dan Kelurahan Noborejo.

“Dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan agar kampung susu atau sentra susu di Kecamatan Argomulyo ini dapat lebih berkembang dan diketahui oleh masyarakat luas sehingga akan memiliki dampak bagi peternak sapi, produsen olahan susu sapi, dan warga Kecamatan Argomulyo pada khususnya,” kata Henni.

Dia berharap setelah adanya sentra olahan susu ini, ke depannya juga ada Festival Kampung Susu di Salatiga. Sehingga nantinya akan menjadi salah satu tujuan wisata edukasi untuk belajar tentang pengolahan susu dan aneka hasil olahannya. “Dengan adanya sentra susu ini diharapkan kita dapat bersama-sama mewujudkan impian untuk membentuk kampung susu Edufarm, sebagai salah satu ikon wisata kuliner dan sentra industri di Kota Salatiga,” jelas Henni.

Untuk mewujudkan itu, kata Henni, perlu kerja sama dari berbagai pihak sentra susu. Terutama pada pengolahan susu dan juga pemasaran. Ke depannya, peternak tidak hanya menghasilkan susu murni tetapi juga berbagai produk olahan susu seperti yang hari ini dipamerkan, ada kefir, yoghurt, susu pasteurisasi, es krim, es lilin, sabun, hand body, dan sebagainya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit, mendukung penuh kemajuan dan perkembangan sentra susu ini. Dia berharap adanya sentra susu ini menjadi solusi pengurangan stunting di wilayah Kota Salatiga.

“Jangan sampai di daerah sentra susu ada yang stunting, karena ibu-ibu hamilnya tidak minum susu. Karena intervensi stunting itu harusnya pada saat ibu hamil, ini bisa dibuat program. Ini kan sudah ada sertifikasi halal, tinggal nanti diurus izin BPOM, kan sudah ada uji lab nya, jadi harusnya mudah untuk mengurus izin BPOM itu sehingga pemasaran secara lebih luas bisa dilakukan,” tandas Dance.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara