SEMARANG — Arus balik Lebaran pada Selasa, 25 Maret 2026 terpantau lebih landai dibandingkan puncak arus pada tanggal 23 dan 24 Maret. Pantauan di Gerbang Tol Banyumanik menunjukkan arus kendaraan dari arah Salatiga dan Boyolali menuju Semarang relatif lancar, dengan antrean yang tidak terlalu panjang.
Untuk mendukung kelancaran arus balik, pengelola tol juga mengoptimalkan pembukaan gardu di Gerbang Tol Banyumanik. Terpantau seluruh gardu dibuka secara maksimal, terutama untuk jalur B arah Jakarta. Sebanyak tiga lajur digunakan untuk arah Solo dan tujuh lajur untuk arah Semarang. Selain itu, disiapkan pula gardu OAB atau gardu miring sebanyak sebelas unit guna mempercepat transaksi kendaraan.
Petugas juga mengarahkan pengguna jalan agar memanfaatkan lajur paling kiri karena tersedia lebih banyak gardu yang dibuka, sehingga diharapkan dapat mengurangi antrean kendaraan di gerbang tol.
Meski demikian, salah satu titik yang masih menjadi perhatian adalah rest area KM 456B di Salatiga. Lokasi ini masih menjadi daya tarik bagi para pengguna jalan untuk beristirahat. Kendaraan yang melintas bahkan rela mengantre cukup panjang untuk masuk ke area tersebut.
Pada hari ini, antrean di sekitar rest area KM 456B terpantau cukup padat akibat terjadinya penjebitan lajur di pintu masuk rest area. Kondisi ini sempat menyebabkan perlambatan arus kendaraan di sekitarnya. Namun setelah melewati titik tersebut, arus lalu lintas kembali lancar hingga memasuki wilayah Kota Semarang.
Sementara itu, kepadatan juga sempat terjadi di ruas tol ABC, khususnya menjelang rest area 424. Untuk mengurai kepadatan, petugas dari Korlantas Polri bersama Polda setempat menerapkan rekayasa lalu lintas berupa one way lokal mulai KM 425,8 hingga Gerbang Tol Kalikangkung.
Adapun sistem one way nasional masih diberlakukan dari Kalikangkung menuju arah Cikampek Utama guna memperlancar arus balik ke wilayah barat.
Di sisi lain, pihak kepolisian bersama Jasa Marga mengimbau para pengguna jalan, khususnya dari arah Solo menuju Semarang, untuk memastikan saldo e-tol telah mencukupi sebelum memasuki gerbang tol. Pasalnya, masih ditemukan kendaraan yang melakukan top-up di gerbang tol, sehingga memicu antrean dan memperlambat arus lalu lintas.
Pengendara diharapkan dapat memanfaatkan titik pengisian saldo sebelum gerbang tol, seperti di kawasan KM 429B Ungaran maupun rest area terdekat, agar perjalanan tetap lancar tanpa hambatan.