KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

At-Tin Hospital Bawen Mulai Beroperasi, Siap Dukung Layanan Kesehatan di Kabupaten Semarang

At-Tin Hospital Bawen Mulai Beroperasi, Siap Dukung Layanan Kesehatan di Kabupaten Semarang

At-Tin Hospital Bawen Mulai Beroperasi, Siap Dukung Layanan Kesehatan di Kabupaten Semarang

At-Tin Hospital Bawen, rumah sakit baru di Kabupaten Semarang, berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Semarang dan sekitarnya. Fasilitas pendukungnya meliputi ruang IGD, CT scan, radiologi, USG, NICU, PICU, dan ruang operasi. Pada tahap awal operasional, rumah sakit ini menyediakan 100 tempat tidur untuk melayani masyarakat dengan dukungan tenaga medis yang berkualitas.
(Foto/win)
Bupati Semarang Ngesti Nugraha meninjau ruangan CT scan di At-Tin Hospital Bawen usai peresmian pada Sabtu (18/3/2023).

[@]Satu fasilitas kesehatan berupa rumah sakit dibangun di Kabupaten Semarang. Terletak di jalur utama Solo-Semarang, At-Tin Hospital Bawen berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Semarang dan sekitarnya.

Ditemui usai kegiatan peresmian, pemilik At-Tin Hospital Bawen Sriyatin mengungkapkan beragam fasilitas pendukung mulai dari ruang IGD, CT scan, radiologi, USG, NICU, PICU, dan ruang operasi dimiliki oleh rumah sakit yang baru saja diresmikan pada Sabtu (18/3/2023) lalu.

“Insyaallah Senin (20/3/2023) sudah resmi beroperasi,” ujarnya.

Dijelaskan Sriyatin, pada tahap awal operasional ini pihaknya menyediakan 100 bed untuk pelayanan kesehatan masyarakat. Jumlah itu masih akan bertambah karena masih banyak area yang akan dibangun dan dimaksimalkan.

“Tentunya kami berkomitmen untuk melayani masyarakat dengan dukungan para tenaga medis yang kami miliki,” ungkapnya.

Ditanya soal persiapan ramadan hingga lebaran nanti, Sriyatin menambahkan pihaknya siap mendukung penuh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang terutama dalam memberikan pelayanan kesehatan.

“Terutama dukungan saat sudah mulai arus mudik dan lebaran nanti,” bebernya.

Sementara Bupati Semarang Ngesti Nugraha sangat mengapresiasi atas berdirinya At-Tin Hospital Bawen ini. Menurutnya dengan rasio penduduk Kabupaten Semarang yang mencapai lebih dari 1 juta jiwa saat ini, hal ini sangat membantu masyarakat yang ingin berobat dan memperoleh layanan kesehatan.

“Sehingga masyarakat yang sakit atau ingin berkonsultasi terkait penyakitnya bisa memanfaatkan fasilitas kesehatan ini,” jelasnya.

Ngesti menyebut, saat ini baru ada 7 rumah sakit di Kabupaten Semarang, itupun lokasinya dekat dengan pusat kota. Untuk wilayah bagian selatan seperti Tengaran, Susukan, Suruh, dan Getasan belum ada, adanya di Salatiga.

“Maka dengan hadirnya rumah sakit ini, pelayanan kepada masyarakat bisa semakin dekat. Kami juga meminta kepada rumah sakit swasta dan milik Pemkab Semarang bisa bersinergi dan mendukung dengan tujuan yang sama yaitu melayani masyarakat,” tandasnya.

Sebagai informasi, dalam kegiatan peresmian ini dilaksanakan pula bakti sosial berupa pemberian 130 paket gizi beserta uang tunai masing-masing sebesar Rp 250ribu untuk penanganan stunting, kemudian 70 kursi roda, tongkat, dan kruk bagi penyandang disabilitas beserta uang tunai sebesar Rp 500ribu. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Toyota Land Cruiser LC 300 menjadi salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Rabu (30/9/2026). SUV premium tersebut diperkenalkan kepada masyarakat Jawa Tengah dengan menawarkan perpaduan desain gagah, kabin mewah, performa kuat, serta kemampuan off-road.
Land Cruiser LC 300 Mencuri Perhatian di GIIAS Semarang 2026
[pekok2]