URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wali Kota Salatiga menerima kunjungan Menko Pangan Zulkifli Hasan dan Mendag Budi Santoso di Salatiga, Jumat (2/1/2026). Kunjungan dilakukan untuk memantau stabilitas harga pangan, menyalurkan bantuan beras, serta mengapresiasi inovasi ketahanan pangan lokal melalui dialog dan penyerahan beras simbolis kepada warga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Awal Tahun, Menko Pangan dan Mendag Salurkan Bantuan Beras di Salatiga

Awal Tahun, Menko Pangan dan Mendag Salurkan Bantuan Beras di Salatiga

Awal Tahun, Menko Pangan dan Mendag Salurkan Bantuan Beras di Salatiga

Kunjungan Zulhas di Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menerima kunjungan kerja Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Perdagangan RI Budi Santoso di Kota Salatiga, Jumat (2/1/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari pemantauan stabilitas harga pangan nasional sekaligus penyaluran bantuan beras bagi warga.

Rangkaian acara diawali dengan penyambutan hangat di Rumah Dinas Wali Kota. Didampingi istri, Robby menjamu rombongan menteri untuk berdiskusi mengenai strategi pangan lokal. Turut hadir dalam rangkaian acara ini Pj. Sekda dan Kepala Dinas Perdagangan Kota Salatiga.

Dalam perbincangan di Rumah Dinas, Robby memaparkan tantangan Kota Salatiga yang memiliki lahan sawah sangat terbatas. Namun, keterbatasan tersebut dijawab dengan inovasi pilot project ketahanan pangan.

Robby mengenalkan program penanaman padi dan cabai rawit yang dimulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD). Ia juga mendorong masyarakat untuk mulai bertani di lingkungan rumah sendiri.

“Kami mengimbau setiap rumah ke depannya menanam minimal tiga pot padi. Meski terlihat sederhana, setiap pot bisa menghasilkan 250 gram beras. Ini adalah langkah konkret menuju swasembada beras meskipun kita tidak memiliki lahan sawah yang luas,” jelas Robby.

Zulkifli mengapresiasi langkah inovatif Pemkot Salatiga. Dalam pertemuannya dengan warga di Pendopo Bung Karno DPRD Kota Salatiga, ia memastikan bahwa pemerintah pusat terus mengawal ketersediaan bahan pokok sejak masa Natal dan Tahun Baru hingga menyambut Lebaran nanti.

“Stok pangan kita aman dan harga-harga di lapangan saat ini terpantau stabil, bahkan cenderung menurun. Kehadiran pasar murah dan penyaluran beras ini adalah bentuk kehadiran negara agar harga tidak naik dan tetap terjangkau oleh masyarakat,” jelas Zulhas.

Menteri Perdagangan Budi Santoso yang turut mendampingi, juga memantau langsung distribusi beras tersebut guna memastikan rantai pasok di daerah berjalan tanpa kendala.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan beras secara simbolis oleh Menko Pangan, Mendag, Wali Kota, dan Ketua DPRD Salatiga kepada ratusan warga yang telah memadati Pendopo Bung Karno.

Selain memberikan bantuan, para pejabat negara ini juga menyempatkan diri berdialog dengan masyarakat untuk mendengar aspirasi terkait harga kebutuhan pokok sehari-hari.

Zulhas berikan keterangan media

BACA JUGA :

Petani cabai di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, menghadapi penurunan harga saat musim panen meski produksi meningkat. Cabai sret kini hanya dihargai sekitar Rp20.000 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting sekitar Rp16.000 per kilogram di tingkat petani. Melimpahnya hasil panen dan berkurangnya pembeli menyebabkan harga turun, sehingga keuntungan petani menjadi sangat tipis meski produktivitas tanaman cukup tinggi.
Panen Cabai Berlimpah, Petani Sumowono Justru Gigit Jari karena Harga Anjlok
Optimisme masyarakat Jawa Tengah terhadap perekonomian tetap terjaga pada Juni 2026. Hal itu tercermin dari hasil Survei Konsumen Bank Indonesia yang mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 113,55 atau berada di zona optimistis. Kondisi tersebut didukung penilaian positif terhadap ekonomi saat ini serta ekspektasi perbaikan pendapatan, peluang kerja, dan aktivitas usaha dalam enam bulan ke depan, sehingga daya tahan konsumsi rumah tangga diperkirakan tetap menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Optimisme Konsumen Jawa Tengah Tetap Terjaga pada Juni 2026
Lolos Seleksi Ketat hingga Dilirik Perusahaan Jepang, LP Ma’arif NU Jateng Resmi Tutup Pelatihan Pemagangan Tahap I
Lolos Seleksi Ketat hingga Dilirik Perusahaan Jepang, LP Ma’arif NU Jateng Resmi Tutup Pelatihan Pemagangan Tahap I
Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menilai Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih berpotensi menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus bersaing dengan ritel modern. Pernyataan itu disampaikan usai meninjau Kopdes Merah Putih di Bergas Kidul dan Lodoyong, Selasa (21/7/2026), dengan syarat kelengkapan barang, dukungan fasilitas, dan kepastian regulasi pengelolaan koperasi terus diperkuat.
DPRD Kabupaten Semarang Nilai Kopdes Merah Putih Berpotensi Saingi Ritel Modern, Asal Pasokan Barang Lengkap
Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Pemecahan Kendi dan Guyuran Air Kembang Tandai Penyerahan Kendaraan KDKMP di Kodim Salatiga
Pemecahan Kendi dan Guyuran Air Kembang Tandai Penyerahan Kendaraan KDKMP di Kodim Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga