KABAR RASIKA

Ayah Wagub Jatim Emil Dardak Meninggal Dunia Usai Terlibat Kecelakaan di Tol Pemalang-Batang

Ayah Wagub Jatim Emil Dardak Meninggal Dunia Usai Terlibat Kecelakaan di Tol Pemalang-Batang

Ayah Wagub Jatim Emil Dardak Meninggal Dunia Usai Terlibat Kecelakaan di Tol Pemalang-Batang

SEMARANG – Berita duka datang dari Wakil Gubernur (Wagub) Jatim yakni Emil Dardak. Ayahnya yang bernama Hermanto Dardak meninggal dunia usai terlibat kecelakaan di ruas Jalan Tol Pemalang-Batang tepatnya di KM 341+400 Jalur/B.

Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Iqbal membenarkan kejadian kecelakaan tersebut. Ia menjelaskan, informasi yang diterima, insiden lalu lintas ini terjadi pada Sabtu (20/8/2022) sekira pukul 03.25 WIB.

“Benar kejadian tersebut dan saat ini Tim laka lantas sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP),” ujar Iqbal melalui pesan WhatsApp.

Iqbal menjelakan, kecelakaan tersebut melibatkan dua kendaraan yaitu mobil Innova bernomor polisi B-2739-UFZ dan Truk Hino bernomor polisi K-1909-BH. Kejadian ini, lanjut Iqbal, bermula ketika mobil Innova yang dikemudikan AS (30) warga Kabupten Bogor dengan penumpang yakni ayah Wagub Jatim masuk dari Gerbang Tol (GT) Kalikangkung dengan tujuan Jakarta melaju dilajur 2 dengan kecepatan 100Km/Jam.

Sesampainya di lokasi kejadian, AS diduga dalam kondisi mengantuk sehingga menabrak bagian belakang truk hino yang dikemudikan oleh Siswoyo (32) warga Pati.

“Menabrak truk yang berada di depanya. Posisi akhir Innova berada diantara di lajur 2 dan lajur 1 berdiri normal menghadap ke selatan mengalami kerusakan berat dibagian depan dan samping kiri,” terangnya.

Sedangkan untuk posisi akhir Truk Hino berdiri normal berada di bahu luar mengalami kerusakan ringan dibagian belakang. Dari kejadian tersebut, Iqbal menjelaskan secara teknis kondisi jalan baik tidak terdapat kerusakan atau lubang yang mengakibatkan kecelakaan.

“Penyebab memang karena pengemudi Innova mengalami mengantuk. Korban meninggal dunia dibawa ke RSU Aro Pekalongan untuk penanganan lebih lanjut,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px