URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang menerima bantuan satu unit mobil perpustakaan keliling (perpusling) dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI. Bantuan itu untuk membantu membudayakan gemar membaca warga, sekaligus menaikkan angka indeks literasi daerah memperluas pelayanan perpustakaan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bantu Tingkatkan Indeks Literasi, Pemkab Semarang Dapat Hibah Mobil Perpusling

Bantu Tingkatkan Indeks Literasi, Pemkab Semarang Dapat Hibah Mobil Perpusling

Bantu Tingkatkan Indeks Literasi, Pemkab Semarang Dapat Hibah Mobil Perpusling

UNGARAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang menerima bantuan satu unit mobil perpustakaan keliling (perpusling) dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI. Bantuan itu untuk membantu membudayakan gemar membaca warga, sekaligus menaikkan angka indeks literasi daerah memperluas pelayanan perpustakaan.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan Perpusnas dalam menaikkan indeks literasi di Kabupaten Semarang.S Dijelaskannya saat ini indeks literasi Kabupaten Semarang berada di angka 62,5 persen.

“Kami akan terus bekerja keras dengan dukungan Perpusnas, untuk mencapai target indeks literasi 71,0 pada tahun 2024,” ujarnya usai acara penerimaan hibah mobil perpusling secara simbolis di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang belum lama ini.

Dikatakannya, mobil perpusling dari Perpusnas akan memperkuat tiga unit armada yang telah ada. Setiap tahunnya, Perpusling mampu melayani 180 titik pelayanan yang diminta masyarakat.

“Kami juga akan memfasilitasi pengembangan ketrampilan warga dari hasil membaca, bekerja sama dengan berbagai komunitas. Di antaranya, komunitas pelukis, penari, pembuat kerajinan rajut, dan lainnya,” tuturnya.

Sekretaris Perpusnas RI Ofy Sofiana menyampaikan mobil perpusling ini diharapkan dapat meningkatkan semangat membaca di kalangan masyarakat. Saat ini paradigma perpustakaan telah berubah, yakni pengelolaan berbasis inklusi sosial.

“Sehingga pembaca didorong untuk menerapkan pengetahuan hasil baca dalam kegiatan kreatif. Termasuk, usaha ekonomi produktif yang dapat meningkatkan kesejahteraan hidup,” ucapnya.

Sampai dengan triwulan terakhir 2022, lanjutnya, sebanyak 3.420 perpustakaan berbagai kategori telah melaksanakan paradigma baru itu.

Sebagai informasi, perpusda Kabupaten Semarang saat ini memiliki koleksi 84 ribu eksemplar buku berbagai judul dan kategori. Selain itu, juga ada 1.222 judul buku digital. (win)

 

BACA JUGA :

Polres Semarang mengamankan pelajar berinisial YA (16) yang diduga hendak melakukan duel satu lawan satu di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (26/8/2026) dini hari. Polisi menemukan celurit sepanjang sekitar 130 sentimeter yang dibawa YA setelah ajakan duel diduga disepakati melalui media sosial.
Viral Pelajar Bawa Celurit 1,3 Meter di Ambarawa, Polisi Gagalkan Rencana Duel
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan