KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Bawaslu Kota Semarang Lakukan Pengawasan Melekat Pemutakhiran Data Pemilih di 1.416 TPS

Bawaslu Kota Semarang Lakukan Pengawasan Melekat Pemutakhiran Data Pemilih di 1.416 TPS

Bawaslu Kota Semarang Lakukan Pengawasan Melekat Pemutakhiran Data Pemilih di 1.416 TPS

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang telah melakukan pengawasan melekat terhadap prosedur dan tatacara Pemutakhiran Data Pemilih sejak tanggal 12 hingga 19 Februari 2023. Jumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang dilakukan pengawasan melekat sebanyak 1.416 TPS.

Menurut Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Kota Semarang, Nining Susanti, tahapan pengawasan melekat prosedur tatacara pemutakhiran data pemilih dilakukan oleh Pengawas Pemilu Kelurahan dengan melakukan sampling sebanyak 10 Kepala Keluarga dan sebaran ke seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Jajaran pengawas memastikan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) pemilih sesuai dengan prosedur, dimulai dengan memastikan identitas pemilih dan kesesuaian dengan form A daftar pemilih, memberikan tanda terima serta menempelkan stiker pada rumah yang dicoklit.

“Selama pelaksanaan pengawasan, terdapat beberapa kejadian khusus seperti pemilih dalam satu keluarga tidak berada dalam TPS yang sama. Temuan ini didapat dari hasil pengawasan oleh Panwaslu Kecamatan Tugu dan Semarang Utara. Serta ada temuan 73 pemilih yang jarak tempuh ke TPS-nya sekitar 1,5 kilometer,” ujar Nining pada hari Minggu, tanggal 26 Februari 2023.

Selain itu, terdapat Pantarlih yang melakukan coklit tanpa mencocokkan NIK pemilih, hanya menanyakan nama pemilih pada petugas keamanan di rumah, setelah itu Pantarlih langsung memberikan tanda bukti terdaftar dan menempelkan stiker. Kejadian tersebut menjadi temuan oleh jajaran Pengawas Kecamatan Gajahmungkur.

Oleh karena itu, menurut Nining, jajaran pengawas telah memberikan beberapa saran perbaikan baik secara langsung maupun tertulis, sehingga prosedur dapat sesuai ketentuan yang telah diatur dalam Surat Keputusan Nomor 27 tahun 2023 tentang pedoman teknis penyusunan daftar pemilih dalam negeri.

“Sebagian besar saran perbaikan ini sudah ditindaklanjuti jajaran KPU Kota Semarang, tinggal beberapa temuan yang saat ini sedang diproses perbaikannya,” ungkap Nining.

Selain itu, Nining juga menegaskan bahwa Bawaslu Kota Semarang, Panwaslu Kecamatan, dan Panwaslu Kelurahan membuka posko aduan masyarakat baik secara tatap muka maupun melalui media sosial. Masyarakat yang belum terdaftar melalui sistem cek Daftar Pemilih Tetap (DPT) online milik KPU dapat melaporkan ke Bawaslu melalui posko aduan ini.

“Bawaslu telah mengumumkan posko aduan sehingga harapannya dapat dimanfaatkan dengan maksimal oleh masyarakat,” papar Nining

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Ubah Kebiasaan Buang Sampah Lewat Game Online, Lima Siswa SMPN 2 Kaliwungu Raih Juara Krenova 2026
Ubah Kebiasaan Buang Sampah Lewat Game Online, Lima Siswa SMPN 2 Kaliwungu Raih Juara Krenova 2026
Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Aisha Sofia Azzahra terpilih sebagai ketua pertama Forum Komunikasi OSIS SMP Kota Salatiga dalam musyawarah di Gedung DPRD Salatiga, Senin (2/11/2026). Kepengurusan yang dibentuk bersama Masyarakat Vokasi Indonesia (MAVI) tersebut menyiapkan program Salatiga Saling Jaga untuk mencegah perundungan dan mengenalkan jalur pelaporan yang aman bagi siswa.
Aisha Pimpin Forum OSIS SMP Salatiga, Usung Program Pencegahan Perundungan
Penyelenggaraan Porprov Jawa Tengah XVII pada 25–31 Oktober 2026 turut meningkatkan kunjungan wisata dan aktivitas ekonomi di Kabupaten Semarang. Kepala Dinas Pariwisata Wiwin Sulistyowati menyebut tingkat hunian hotel meningkat, sementara villa dan homestay menjadi alternatif akomodasi bagi atlet, ofisial, keluarga, serta suporter yang datang.
Porprov Jateng 2026 Jadi Magnet Wisata, Hotel hingga Homestay di Kabupaten Semarang Kebanjiran Tamu
[pekok2]