RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Baznas Kota Salatiga Salurkan 42 Juta Rupiah Untuk Masyarakat Tingkir

Baznas Kota Salatiga Salurkan 42 Juta Rupiah Untuk Masyarakat Tingkir

Baznas Kota Salatiga Salurkan 42 Juta Rupiah Untuk Masyarakat Tingkir

BAZNAS (Badan Zakat Amil Nasional) Kota Salatiga Menyalurkan bantuan untuk warga Kecamatan Tingkir Kota salatiga sebesar Rp 42.000.000, Jumat (18/2/2022).

Dalam membantu perekonomian warga Salatiga, setiap bulan BAZNAS salurkan bantuan berupa barang yang bermanfaat bagi yang membutuhkan.

Kepada media ketua BAZNAS Kota Salatiga Fathan menjelaskan bantuan ini dilakukan setiap bulan dengan target sasaran per Kecamatan di Kota Salatiga.

“ kita tiap bulan keliling se-Kota Salatiga, untuk menyalurkan bantuan” Kata Fathan.

Menurutnya ada kisaran bantuan berupa rumah layak BAZNAS sebesar Rp 15.000.000.

Sepuluh zakat yang ditujukan kepada warga yang punya usaha, dengan alokasi Rp 1.500.000 per orang diberikan dalam bentuk barang yang mereka butuhkan.

“kita sebelum memberikan barang tersebut sebelumnya sudah kita survei terlebih dahulu. Yang menjadi hak mereka itu betul-betul barang yang berfungsi meningkatkan usaha,” tambahnya.

Sementara itu dalam penyaluran kali ini ada 89 paket logistik keluarga untuk empat Kecamatan di Kota Salatiga. Bantuan bulan Februari dialokasikan kepada warga yang sedang Isoman (Isolasi Mandiri).

Kegiatan ini dilaksanakan untuk pertanggungjawaban kepada para muzakki.

“Bentuk transparan kita dan juga menggugah bagi mereka yang sudah berkewajiban zakat untuk bisa menyalurkan zakatnya di Baznas Kota Salatiga,” paparnya.

Sebagian besar zakat ini dari para ASN (Aparatur Sipil Negara) Kota Salatiga yang berasal dari Pemkot Salatiga, Kemenag Salatiga, DPRD dan lainnya.

Bagi Trima Ningsih pengusaha laundry asli Butuh Salatiga sangat senang saat menerima bantuan dari BAZNAs Kota Salatiga.

Menurutnya, bantuan ini dapat menambah semangat dalam bekerja.

“Alhamdulillah senang, semoga bisa menambah amanah dalam bekerja dan dapat menambah semangat juga,”

Ia mengaku mendapatkan alat-alat laundry berupa jemuran, alas setrika, beberapa keranjang pakaian, parfume laundry dan setrika. ( rief )

BACA JUGA :

Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.
31 Sapi di Salatiga Terjangkit PMK, Dinas Pantau Lalu Lintas Ternak
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran