URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pembangunan Bendungan Jragung di Desa Candirejo, Pringapus, Kabupaten Semarang, ditarget rampung September 2026 dengan progres 88 persen. Proyek strategis senilai 90 juta m³ ini mendukung irigasi 4.500 hektare, suplai air bersih, pengendalian banjir, energi terbarukan, dan ekonomi lokal. Menteri PUPR Dody Hanggodo meninjau lokasi, Jumat (5/9/2025).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bendungan Jragung Ditarget Rampung 2026, Siap Topang Swasembada Pangan di Jateng

Bendungan Jragung Ditarget Rampung 2026, Siap Topang Swasembada Pangan di Jateng

Bendungan Jragung Ditarget Rampung 2026, Siap Topang Swasembada Pangan di Jateng

Proyek Strategis Nasional Bendungan Jragung di Desa Cabdirejo, Pringapus ditarget selesai pada September 2026. Bendungan ini digadang-gadang untuk menopang keperluan irigasi di Kabupaten Semarang, Grobogan, dan Demak. Foto: Kementerian PU
Proyek Strategis Nasional Bendungan Jragung di Desa Cabdirejo, Pringapus ditarget selesai pada September 2026. Bendungan ini digadang-gadang untuk menopang keperluan irigasi di Kabupaten Semarang, Grobogan, dan Demak. Foto: Kementerian PU
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Pembangunan Bendungan Jragung di Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang terus dikebut dan ditarget selesai pada September 2026. Infrastruktur strategis ini digadang-gadang menjadi penopang swasembada pangan sekaligus penggerak ekonomi rakyat di Jawa Tengah.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyebutkan progres pembangunan bendungan saat ini telah mencapai 88 persen. Nantinya, Bendungan Jragung akan menopang Daerah Irigasi Jragung seluas 4.053 hektare serta membuka lahan tambahan 473 hektare.

“Harapan saya di tahun 2027 sudah dapat mengairi 4.500-an hektare lahan pertanian, sehingga akan meningkatkan Indeks Pertanaman dari 200 persen menjadi 300 persen. Dan dapat mendukung program Bapak Presiden Prabowo dalam swasembada pangan,” ujar Dody saat meninjau lokasi bendungan, Jumat (5/9/2025) sore.

Bendungan yang dibangun sejak Oktober 2020 oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana ini memiliki kapasitas tampung 90 juta meter kubik dengan luas genangan 451 hektare.

“Dengan luasan itu, diharapkan airnya akan mengaliri lahan pertanian di Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Demak, termasuk Kecamatan Karangawen, Mranggen, Guntur, Tegowanu, hingga Tanggung Harjo,” lanjutnya.

Sementara, Kepala BBWS Pemali Juana, Sudarto, menambahkan keberadaan bendungan juga memunculkan geliat ekonomi baru di sektor pariwisata.

“Sepanjang akses menuju bendungan yang dibangun 9,4 kilometer, sudah banyak warung memanfaatkan pemandangan bendungan. Ini jelas menggerakkan ekonomi warga,” ujarnya.

Selain fungsi irigasi, bendungan multifungsi ini juga akan menyuplai air baku 1.000 liter per detik untuk Kota Semarang (400 liter/detik), Kabupaten Grobogan (250 liter/detik), dan Kabupaten Demak (350 liter/detik).

“Bendungan ini juga berperan sebagai pengendali banjir dengan reduksi sekitar 45 persen serta berpotensi menjadi sumber energi terbarukan melalui PLTS berkapasitas 90 MW dan PLTMH 1,4 MW,” terangnya.

Dengan beragam manfaat tersebut, Bendungan Jragung diproyeksikan tidak hanya menopang ketahanan pangan, tetapi juga penyediaan air bersih, pengendalian banjir, energi terbarukan, dan pengembangan ekonomi lokal. (win)

BACA JUGA :

Dosen STAI Kuningan, Dakhori, menjelaskan bahwa istilah Londo Ireng kini berkembang sebagai simbol kritik terhadap praktik kekuasaan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan kepada Rasika FM, Minggu (26/7/2026), sebagai refleksi atas ketimpangan sosial, pembangunan, dan demokrasi. Menurutnya, kritik terhadap kebijakan merupakan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan serta memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat.
Istilah Londo Ireng Kembali Muncul, Dr. Dakhori Soroti Bahaya Mental Penjajah di Tubuh Bangsa Sendiri
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga