URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Beni dan Subur Warga Sragen Menjadi Korban Laka Saat Melintas di Salatiga. Bagaimana Kronologisnya?

Beni dan Subur Warga Sragen Menjadi Korban Laka Saat Melintas di Salatiga. Bagaimana Kronologisnya?

Beni dan Subur Warga Sragen Menjadi Korban Laka Saat Melintas di Salatiga. Bagaimana Kronologisnya?

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Dua orang mengalami luka usai sepeda motor yang mereka tunggangi bertabrakan dengan bus Ismo di Jalan Jendral Sudirman tepatnya pertigaan Pendem Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga, Senin (10/7/2023) sekira pukul 9.25 wib.

Dalam rilisnya, Kasat Lantas Polres Salatiga, AKP Suci Nugraheni melalui Kasi Humas Iptu Henri Widyoriani mengatakan, dua orang yang mengalami luka bernama Beni (41) dan Subur (35). Keduanya warga Jalan Kalidoro Kelurahan Kedawung Kecamatan Mondokan Kabupaten Sragen.

“Beni pengendara sepeda motor Kawasaki Blitz R nopol D 4595 YU mengalami luka berat pada bagian kaki kiri dan dada. Kondisinya tidak sadar. Sedangkan pembocengnya bernama Subur mengalami luka pada bagian kaki kiri. Keduanya sudah menjalani perawatan di RSUD Kota Salatiga,”kata Iptu Henri.

Iptu Henri menjelaskan, kecelakaan bermula saat sepeda motor Kawasaki Blitz R melaju dari arah ABC menuju Tingkir. Lalu sesampai di lokasi membelok ke kanan arah Tetep.

Bersamaan itu dari arah Tingkir menuju ABC melaju bus ISMO nopol AD 1605 FG yang dikemudikan Agus Dwi Mulyono (48) warga Recosari RT 04 RW 11 Kelurahan Kiringan Kecamatan Boyolali Kabupaten Boyolali.

“Karena jarak yang sudah dekat dan tidak bisa saling menghindar sehingga terjadi benturan / laka lantas kedua kendaraan tersebut,”jelas Iptu Henri.

Iptu Henri menambahkan, peristiwa laka lantas tersebut saat ini sudah ditangani Sat Lantas Polres Salatiga.

BACA JUGA :

Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Pengemudi Toyota Innova berinisial SW, warga Ambarawa, diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga, Sabtu (16/8/2026) tengah malam. Korban mengalami luka ringan. Kedua pihak berdamai, sementara polisi tetap menilang SW karena mengemudi dalam pengaruh miras.
Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai
Toyota Innova diduga terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di kawasan Blotongan, Salatiga, Sabtu (15/8/2026) malam, sebelum meninggalkan lokasi. Polisi bersama warga mengejar kendaraan tersebut hingga Jetis dan berhasil menghentikannya. Korban kecelakaan dilarikan ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmojo untuk mendapat perawatan, sementara penanganan kasus diserahkan kepada Satlantas Polres Salatiga.
Mirip Film Laga, Polisi di Salatiga Kejar Pelaku Tabrak Lari
Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara