URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah meluncurkan program inovatif 'Bangkit Perkasa' yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian dan keterampilan siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) melalui kolaborasi dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Program ini diresmikan di SLBN Ungaran, Kabupaten Semarang, dengan fokus mengembangkan keterampilan yang berorientasi pada kemandirian dan kewirausahaan, seperti fashion show, olahan bakery, dan budidaya tanaman hidroponik.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Berdayakan Lulusan SLB Lewat Program ‘Bangkit Perkasa’

Berdayakan Lulusan SLB Lewat Program ‘Bangkit Perkasa’

Berdayakan Lulusan SLB Lewat Program ‘Bangkit Perkasa’

Kepala Disdikbud Provinsi Jawa Tengah Uswatun Hasanah mengunjungi salah satu stand hidroponik di sela kegiatan pencanangan program Bangkit Perkasa di SLBN Ungaran, Kabupaten Semarang, Selasa (7/11/2023). Foto: win
Kepala Disdikbud Provinsi Jawa Tengah Uswatun Hasanah mengunjungi salah satu stand hidroponik di sela kegiatan pencanangan program Bangkit Perkasa di SLBN Ungaran, Kabupaten Semarang, Selasa (7/11/2023). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah meluncurkan program inovasi Pengembangan Ketrampilan Ungkit Kemandirian PDBK Melalui Kerja Sama Sekolah Luar Biasa (SLB) dan SMK yang dinamakan ‘Bangkit Perkasa’. Bertempat di SLBN Ungaran, Kabupaten Semarang pada Selasa (7/11/2023), program itu dicanangkan dengan maksud membuka lebar peluang para SLB untuk menjadi insan yang lebih mandiri dan semakin berdaya di tengah- tengah masyarakat.

Disampaikan oleh Kepala Disdikbud Provinsi Jawa Tengah, Uswatun Hasanah, program Bangkit Perkasa ini mengolaborasikan antara skill pendidikan SMKN untuk diterapkan kepada para siswa SLBN di Jawa Tengah.

“Ini menjadi kolaborasi antara kemandirian pendidikan di SLB dengan kompetensi yang menjadi tujuan pendidikan di SMKN,” jelasnya.

Menurutnya, jika selama ini SLB membutuhkan skill yang didapatkan oleh para siswa di SMK, maka mereka bisa memperolehnya melalui kerjasama yang apik itu.

“Sehingga pada saatnya siswa SLB akan mampu mewujudkan kemandirian,” urainya.

Uswatun Hasanah sangat mengapresiasi program Bangkit Perkasa ini, karena ia telah melihat langsung hasil karya yang telah dapat diwujudkan oleh para siswa SLB melalui program Bangkit Perkasa ini. Diantaranya fashion show dengan Make Up Artist (MUA) siswa SLB, berbagai olahan bakery, serta budidaya tanaman sayuran hidroponik.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Khusus Didikbud Provinsi Jawa Tengah, Sunarto menyampaikan, dalam program Bangkit Perkasa ini juga ada kerja sama yang saling menguntungkan kedua belah pihak, dalam hal ini SMK dan SLB.

“Goalnya untuk membangun kemandirian, bisa berwirausaha, bisa memproduksi sesuatu yang bernilai ekonomis,” jelasnya.

Di Jawa Tengah, lajutnya, sebenarnya sudah ada beberapa SMK yang berkolaborasi dengan SLB. Tetapi untuk yang dilaunching hari ini melibatkan SMKN 6 Semarang dengan SLBN Semarang, SMK H Moenadi Ungaran dengan SLBN Ungaran.

Di daerah lain, di Jepara SMKN 1 Jepara dengan SLBN Jepara, kemudian di Sragen juga SMKN dengan SLBN Sragen. Termasuk di Surakarta, Sukoharjo dan juga Purbalingga juga sudah ada kerja sama antara SMK dengan SLB. (win)

BACA JUGA :

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved