KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Berkah Mudik Lebaran Omzet Pedagang Makanan di Tuntang Melonjak

Berkah Mudik Lebaran Omzet Pedagang Makanan di Tuntang Melonjak

Berkah Mudik Lebaran Omzet Pedagang Makanan di Tuntang Melonjak

Pemudik saat beristirahat disalah satu lokasi kuliner

RASIKAFM.COM | TUNTANG – Arus mudik dan balik Lebaran 2026 tak sekadar menghadirkan cerita rindu di kampung halaman. Tetapi juga membangkitkan geliat ekonomi masyarakat dan UMKM.

Di sepanjang jalur strategis Jawa Tengah misalnya, usaha kuliner ikut terdongkrak. Dari warung makan sederhana hingga destinasi wisata unggulan, semuanya ikut “kecipratan berkah” jutaan pemudik.

Sapta Aprilia (40), pengelola RM Ayam Goreng Bu Toha cabang Tuntang, mengaku, momentum Lebaran tahun ini menjadi gambaran nyata bagaimana perputaran uang meningkat drastis.

Berlokasi di jalur strategis Exit Tol Salatiga (Jalan Tingkir Raya), rumah makannya nyaris tak pernah sepi sejak arus balik dimulai.

“Peningkatannya bisa dibilang drastis, ada kalau 100 persen. Kalau hari biasa omzet di angka Rp 2 juta sampai Rp3 juta, libur Lebaran ini bisa tembus Rp5 juta lebih per hari,” ungkap Sapta. Jumat (27.3. 2026).

Deretan kendaraan berpelat nomor luar daerah yang memenuhi area parkir menjadi penanda kuat tingginya mobilitas pemudik.

Dengan menu sederhana seperti ayam goreng, bebek, hingga tahu tempe, tempat makan ini tetap menjadi pilihan favorit.

Untuk menjaga kualitas layanan di tengah lonjakan pengunjung, Sapta bahkan harus menambah tenaga kerja harian.

“Tambah dua pegawai harian, yang tetap ada tiga,” ujarnya.

Fenomena serupa juga dirasakan Harnanto, pedagang mie ayam dan bakso di Jalan Raya Semarang–Solo KM 30, tepatnya di Tuntang, Kabupaten Semarang.

Sejak H+1 Lebaran, intensitas pembeli meningkat tajam hingga membuatnya kewalahan melayani pesanan.

“Hari biasa habis 5 sampai 7 kilogram mie, musim Lebaran bisa sampai 25 kilogram,” katanya.

​”Kalau bakso saya tidak hitung detail karena stoknya banyak, habis ambil lagi, habis ambil lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, sektor kafe dan restoran menunjukkan pola yang sedikit berbeda. Aziz, Manager Reinz Cafe dan Resto di Demak, menyebut lonjakan pengunjung lebih banyak didorong oleh reservasi kelompok.

“Kalau kami sistemnya sudah reservasi dari jauh hari untuk acara halalbihalal atau reuni keluarga. Alhamdulillah, jadwal kami penuh sampai minggu depan,” ujarnya.

Meski demikian, ia mencatat kunjungan spontan (walk-in) justru cenderung menurun, diduga dipengaruhi faktor cuaca yang tidak menentu.

“Pengunjung reguler cenderung landai, mungkin karena siang panas, malam hujan,” imbuhnya.

Tak hanya sektor kuliner, geliat ekonomi juga tampak di sektor pariwisata. Selama libur panjang Lebaran 2026, sejumlah objek wisata di Jawa Tengah dipadati pengunjung.

Diketahui, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Provinsi Jawa Tengah mencatat, kunjungan wisatawan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Disbudparekraf Jateng, Hanung Triyono, menyebutkan total kunjungan wisatawan pada periode H-7 (13 Maret 2026) hingga H+4 Lebaran (25 Maret 2026) mencapai 687.470 kunjungan.

Kabar Terkini
Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air