URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Ungaran-Semarang, tepatnya di KM432.600 jalur B, pada Jumat (18/10/2024), melibatkan sebuah Isuzu Elf yang ditumpangi rombongan santri dari Islamic Centre Bin Baz, Bantul, Yogyakarta. Peristiwa ini melibatkan 25 orang, terdiri dari satu sopir, satu pendamping, dan 23 santri. Akibat kecelakaan ini, empat orang dinyatakan meninggal dunia dan 11 lainnya mengalami luka-luka.

Mbak Google

KABAR RASIKA

BREAKING NEWS! Laka Maut Elf Muat Santri Di Tol Ungaran, 4 Meninggal Dunia

BREAKING NEWS! Laka Maut Elf Muat Santri Di Tol Ungaran, 4 Meninggal Dunia

BREAKING NEWS! Laka Maut Elf Muat Santri Di Tol Ungaran, 4 Meninggal Dunia

Isuzu Elf berisikan rombongan santri Islamic Centre Bin Baz Yogyakarta terlibat kecelakaan di ruas Tol Ungaran-Semarang KM432.600, Jumat (18/10/2024). Foto: tangkapan layar video warga
Isuzu Elf berisikan rombongan santri Islamic Centre Bin Baz Yogyakarta terlibat kecelakaan di ruas Tol Ungaran-Semarang KM432.600, Jumat (18/10/2024). Foto: tangkapan layar video warga
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Ungaran-Semarang, tepatnya di KM432.600 jalur B, Jumat (18/10/2024). Peristiwa nahas ini melibatkan sebuah kendaraan Isuzu Elf yang ditumpangi rombongan santri Islamic Centre Bin Baz, Bantul, Yogyakarta.

Dari keterangan Kasatlantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani, kendaraan tersebut berisikan 25 orang yang terdiri dari satu sopir, satu pendamping, dan 23 santri.

[custom-related-posts title=”Kabar Terkait:” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

“Empat orang dinyatakan meninggal dunia, 11 lainnya luka-luka,” jelasnya.

Menurut Lingga, dari dugaan awal sopir kurang konsentrasi saat mendahului kendaraan lain. “Sopir membanting kemudi ke kiri hingga menabrak pembatas jalan lalu terguling,” ungkapnya.

Saat evakuasi, penumpang yang paling parah berada di sisi sebelah kiri. Korban dilarikan ke RSUD dr. Gondo Suwarno dan RS Kusuma Ungaran.

“Masih kita selidiki apakah ini kecelakaan tunggal atau ada kendaraan lain yang terlibat,” kata Lingga. (win)

BACA JUGA :

Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Daihatsu Xenia bernopol D 1712 DW terbakar sekitar 100 meter setelah mengisi BBM di SPBU Kampung Kali, Jalan Mayjen Sutoyo, Semarang, Senin (17/8/2026) malam. Pertamina menyebut pengemudi diketahui merokok sebelum kendaraan terbakar, sementara penyebab pasti insiden masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dan keterangan resmi kepolisian.
Mobil Xenia Terbakar 100 Meter dari SPBU, Pertamina Soroti Empat Galon BBM
Pengemudi Toyota Innova berinisial SW, warga Ambarawa, diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga, Sabtu (16/8/2026) tengah malam. Korban mengalami luka ringan. Kedua pihak berdamai, sementara polisi tetap menilang SW karena mengemudi dalam pengaruh miras.
Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai
Musim kemarau menyebabkan tanaman padi berusia sekitar 20 hari setelah semai di Dusun Pluwang, Desa Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, mati akibat pasokan irigasi tidak mencukupi. Kondisi ini membuat petani penggarap mengalami kerugian jutaan rupiah setelah sebelumnya menghadapi gagal panen akibat serangan hama tikus pada musim tanam sebelumnya.
Kemarau Bikin Sawah Mengering, Petani Wringin Putih Tekor Jutaan Rupiah
Toyota Innova diduga terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di kawasan Blotongan, Salatiga, Sabtu (15/8/2026) malam, sebelum meninggalkan lokasi. Polisi bersama warga mengejar kendaraan tersebut hingga Jetis dan berhasil menghentikannya. Korban kecelakaan dilarikan ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmojo untuk mendapat perawatan, sementara penanganan kasus diserahkan kepada Satlantas Polres Salatiga.
Mirip Film Laga, Polisi di Salatiga Kejar Pelaku Tabrak Lari

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum