URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Anak-anak TK Kartika III-39 Salatiga melakukan kegiatan Outing Class dengan mengunjungi Korem 073/Makutarama untuk memperkenalkan dunia profesi TNI. Dalam kunjungan tersebut, mereka bisa memahami secara langsung tugas TNI dan diharapkan bisa memotivasi mereka untuk meraih cita-citanya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bukti Tentara Sahabat Anak, TK Kartika Salatiga Kunjungi Korem Makutarama

Bukti Tentara Sahabat Anak, TK Kartika Salatiga Kunjungi Korem Makutarama

Bukti Tentara Sahabat Anak, TK Kartika Salatiga Kunjungi Korem Makutarama

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Dalam rangka pengenalan dunia profesi TNI, puluhan anak-anak dari TK Kartika III-39 mendatangi Korem 073/Makutarama. Salatiga. Rabu. (08/03/2023).

Kunjungan ke Korem 073/Makutarama ini merupakan salah satu program pembelajaran bagi anak-anak yang disebut dengan istilah Outing Class, yaitu anak-anak belajar diluar ruangan.

Salah satunya adalah dengan mengunjungi markas TNI ini dengan harapan anak-anak kenal dunia profesi secara langsung sehingga bisa memotivasi mereka untuk meraih cita-cita.

Kasipers Korem 073/Makutarama Letkol Arm Bismi Tambunan, S.E., dalam sambutannya mengatakan, selamat datang dan terima kasih telah mengunjungi Korem 073/Makutarama. Korem 073/Makutarama juga mempunyai tugas agar selalu dekat dengan rakyat termasuk anak-anak TK.

“Semoga dengan kegiatan Outing Class ini anak-anak bisa menjadi lebih dekat dengan TNI, sehingga mereka mengerti apa tugas TNI itu,”ucap Kasipers.

Kepala sekolah TK Kartika III-39 Salatiga Yustina Budi Dwi Astuti, S.Pd., menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperkenalkan anak-anak kepada TNI. Sebab mereka sebagian besar melihat TNI lewat TV, media elektronik lainnya, jarang yang bisa berinteraksi secara langsung.

“Selain itu, maksud kedatangan TK Kartika III-39 Salatiga tersebut bertujuan pengenalan pada anak-anak usia dini kepada aparat TNI yang terkenal disiplin, sehingga setelah pulang nanti anak-anak bisa lebih disiplin dalam kehidupan sehari-hari,”ucap ibu Yustina.

Ibu Yustina selaku kepala sekolah juga menyampaikan rasa senang dan berterima kasih kepada Korem 073/Makutarama yang telah menerima kunjungan dengan senang hati dan menerima kehadiran anak-anak didiknya.

“Kami sangat senang dengan sambutan yang diberikan, anak-anak juga sangat antusias, semangat dan riang sekali dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Semoga kegiatan ini bisa memacu semangat anak-anak dalam mencapai cita-citanya,”pungkasnya.

BACA JUGA :

Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara