KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Buntut Perseteruan Kak Seto – Arist Merdeka Sirait, Ketua LPAI Jateng “Saya Turut Prihatin, Akhiri Itu Segera”

Buntut Perseteruan Kak Seto – Arist Merdeka Sirait, Ketua LPAI Jateng “Saya Turut Prihatin, Akhiri Itu Segera”

Buntut Perseteruan Kak Seto – Arist Merdeka Sirait, Ketua LPAI Jateng “Saya Turut Prihatin, Akhiri Itu Segera”

Ketua LPAI Jateng Samsul Ridwan (Poto dok ist)

Dalam sepekan ini hampir semua media di tanah air memberitakan terkait adanya silang pendapat antara Prof.Dr. Seto Mulyadi atau yang akrab dipanggil kak Seto dengan Arist Merdeka Sirait atau akrab dipanggil bang Arist.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Jawa Tengah, Samsul Ridwan, mengatakan, secara pribadi lebih dari 15 tahun dengan mereka berdua, Kak Seto Mulyadi dan Arist Merdeka Sirait.

“Saya dekat dengan beliau berdua, dan bahkan dengan keduanya saya pernah mendampinginya masing-masing saat saya mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal (sekjen) baik di Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak) dan Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI),”katanya.

Karena cukup lama bersama dalam berbagai aktivitas dengan kedua sahabat tersebut, lanjut Samsul, maka secara pribadi saya banyak mengetahui karakter, keunggulan dan bahkan kekurangan masing-masing yang mungkin publik tidak banyak mengetahuinya.

“Terus terang saat ini saya prihatin saat mencermati di berbagai pemberitaan media terkait paska keduanya menghadiri sidang di PN malang kemarin,”ungkapnya.

Samsul menambahkan, kedua sahabat saya tersebut hadir dalam acara meskipun di hari dan waktu berbeda, dan akhirnya memunculkan kesan konflik tajam yang seakan akan hal tersebut benar terjadi. Di beberapa statemen terdapat narasi menyudutkan.

“Saya sungguh menyayangkan, mengapa hal tersebut terjadi ? Apakah tidak sebaiknya dicari jalan keluar secara bersama, bertemu ibarat (kakak-adek) seperti dulu-dulu,”terangnya.

“Andaipun ada perasaan dan cara pandang berbeda, bukankan lebih baik diselesaikan secara lebih arif, menahan diri untuk tidak mudah mengumbar pernyataan keluar terbuka yang pasti akan dipersepsikan oleh publik secara beragam dan bahkan membingungkan,”tandasnya.

Bukankah jika kita saling ribut, saling sudut maka para predator anak akan riuh bertepuk tangan dan mereka tertawa terbahak-bahak?

“Ayo saling merangkul, tahan kata, jangan lagi saling memukul, damaikan jiwa, raih mimpi bersama wujudkan Indonesia Ramah Anak, Salam dari shahabat yang saat ini tinggal di Kampoeng,”pungkas pria yang juga pernah menjabat Sekjen Komisi Nasional Perlindungan Anak

Kabar Terkini

POPULER

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
Warung Murah Berkah di Jalan Nakula Sadewa, Salatiga, menyajikan mangut kepala manyung dan sekitar 20 menu masakan Jawa setiap hari. Warung milik Hariyani ini buka pukul 06.30–14.00 WIB dengan harga terjangkau, mulai Rp5.000, termasuk kepala manyung Rp25.000–Rp40.000, serta ramesan sekitar Rp10.000.
Kepala Manyung Warung Murah Berkah, Solusi Cerdas Dikala Lapar, Harga Bersahabat
[pekok2]