URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kodim 0714/Salatiga kembali menggelar Tentara Manunggal Membangun desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II TA 2022 di dua wilayah berbeda, Sebagai Satuan Teritorial yang memiliki 2 wilayah binaan yaitu kota Salatiga dan kabupaten Semarang kegiatan pembukaan dilaksanakan secara terpisah oleh Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Inf Ade Pribadi Siregar.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bupati Semarang Buka TMMD Sengkuyung Tahap II Kodim 0714/Salatiga di Desa Samirono

Bupati Semarang Buka TMMD Sengkuyung Tahap II Kodim 0714/Salatiga di Desa Samirono

Bupati Semarang Buka TMMD Sengkuyung Tahap II Kodim 0714/Salatiga di Desa Samirono

Bupati Semarang sesaat setelah pembukaan TMMD
Bupati Semarang sesaat setelah pembukaan TMMD
featured-img

Kodim 0714/Salatiga kembali menggelar Tentara Manunggal Membangun desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II TA 2022 di dua wilayah berbeda, Sebagai Satuan Teritorial yang memiliki 2 wilayah binaan yaitu kota Salatiga dan kabupaten Semarang kegiatan pembukaan dilaksanakan secara terpisah oleh Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Inf Ade Pribadi Siregar.

Untuk wilayah kabupaten Semarang Dandim menghadiri Upacara pembukaan TMMD Sengkuyung sekaligus penandatanganan dan penyerahan Berita Acara Serah Terima Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung II TA 2022 di Lapangan Desa Samirono Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang.Selasa(26/07)

Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap II yang kali ini mengambil tema “TMMD Dedikasi Terbaik Membangun NKRI” bertindak selaku Inspektur Upacara Bupati Semarang , H. Ngesti Nugraha.

Dalam sambutannya yang membacakan Amanat Gubernur Jawa Tengah dikatakan Program TMMD telah menjadi bagian dari cara merawat dan mengikat kebersamaan serta kegotong royongan untuk mengatasi persoalan – persoalan kebangsaan kita hari ini. Karena mengatasi kemiskinan dan pengangguran, mewujudkan daulat pangan dan energi, memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, memberantas narkoba, memperkuat semangat nasionalisme dan patriotisme, tidak mungkin hanya mengandalkan peran pemerintah pusat saja, TNI/Polri saja, atau Pemerintah Daerah saja. Semua mesti keroyokan, dan semua mesti bersinergi serta berkolaborasi bersama rakyat untuk menyelesaikan berbagai persoalan tersebut.

“Sinergitas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta Pemerintah Pusat dan Daerah melalui TMMD seperti inilah menjadi suatu kekuatan luar biasa untuk memajukan desa, menggali dan mendayagunakan potensi serta mengatasi berbagai isu/persoalan terkini dengan solusi” ungkap Ngesti.

Kegiatan TMMD atau TNI Manunggal Membangun Desa, dulu dikenal dengan istilah AMD atau ABRI Masuk Desa, yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1980 dan sampai dengan saat ini sudah berjalan selama 42 Tahun.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak dan elemen masyarakat terutama TNI yang telah membantu secara moril dan materili, karena berkat kerja keras dan kesungguhan dari semua unsur, kegiatan TMMD dapat terselenggara dengan aman dan lancar sesuai dengan rencana” apresiasi dari Gubernur Jawa Tengah yang disampaikan Ngesti.

Sasaran pokok/sasaran fisik yang dilaksanakan Betonisasi jalan penghubung Dusun Tawang, Dusun Samirono dan Dusun Pongangan Desa Samirono Kecamatan Getasan dengan Panjang : 646,5m Lebar : 3m Tebal : 15cm,sedangkan untuk Sasaran Tambahan berupa Rehab Masjid 1 Unit dan Rehab Rumah Tidak Layak Huni 2 Unit.

Sedangkan untuk sasaran non fisik berupa penyuluhan seperti Wawasan Kebangsaan dari Kodim 0714/Salatiga.
Narkoba, Miras dan HIV/AIDS dari Polres Semarang,Penanganan Stunting dari DP3AKB Kab. Semarang, Sosialisasi Tanggap Bencana dari BPBD Kab. Semarang,Pelatihan Budidaya Magot dari Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang serta Pelatihan Pengolahan Produk Makanan/Minuman dari Tanaman Herbal dari Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang.

Acara pemberian bantuan berupa bantuan PMT balita stunting,PMT ibu hamil,Bantuan 5 tong sampah,Bantuan bibit tanaman dan buah2an,bantuan rehab tempat wudhu,serta bantuan 1 unit kursi roda yang diserahkan oleh Bupati Semarang bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Semarang.

Dandim beserta Bupati dan Forkopimda Kabupaten Semarang dilanjutkan dengan Peninjauan baksos ( pengobatan massal, khitan , suntik boster ) di balai Desa Samirono.

BACA JUGA :

Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Ratusan siswa SMK Negeri 1 Salatiga menggelar aksi di lingkungan sekolah pada Senin untuk mempertanyakan perubahan rencana pembangunan fasilitas yang sebelumnya disepakati sebagai ruang ekspresi siswa. Aksi muncul setelah siswa mendapat informasi lahan tersebut akan digunakan untuk ruang praktik. Kepala sekolah menyebut persoalan terjadi akibat miskomunikasi dan memastikan ruang ekspresi tetap dibangun di lokasi berbeda, sementara sekolah menggelar audiensi untuk menjelaskan perubahan tersebut.
Merasa Kecewa dengan Sekolah, Ratusan Siswa SMK 1 Salatiga Gelar Aksi Demo
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Kecelakaan lalu lintas melibatkan Honda Vario H-5153-CI dan Kawasaki Ninja AD-6999-HM di Simpang Tiga Tegalrejo, Kelurahan Tegalrejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Minggu (9/8/2026) pagi. Pengendara Vario, P (60), warga Getasan, Kabupaten Semarang, mengalami cedera kepala setelah bertabrakan saat berbelok dan kemudian meninggal dunia setelah mendapat perawatan, sedangkan pengendara Kawasaki Ninja tidak mengalami luka serius.
Dua Motor Adu Banteng Minggu Pagi. Pengendara Honda Vario Wassalam

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved