URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kabupaten Semarang membentuk dan mengembangkan 235 Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, seperti disampaikan Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, dalam sosialisasi di Ungaran pada Rabu, 2 Juli 2025. Program ini bertujuan memaksimalkan potensi lokal dan memenuhi kebutuhan masyarakat desa, dengan dukungan Bulog Jateng-DIY dalam distribusi bahan pokok dan melibatkan layanan Samsat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bupati Semarang Genjot Koperasi Merah Putih, Target 235 Desa Terlibat

Bupati Semarang Genjot Koperasi Merah Putih, Target 235 Desa Terlibat

Bupati Semarang Genjot Koperasi Merah Putih, Target 235 Desa Terlibat

Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat meninjau bekas gedung SDN 2 Sraten, Tuntang, Kabupaten Semarang yang rencananya akan digunakan sebagai kantor Koperasi Merah Putih beberapa waktu lalu. Foto: win
Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat meninjau bekas gedung SDN 2 Sraten, Tuntang, Kabupaten Semarang yang rencananya akan digunakan sebagai kantor Koperasi Merah Putih beberapa waktu lalu. Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah Kabupaten Semarang terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui pembentukan dan pengembangan Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan. Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, menyampaikan bahwa koperasi ini diharapkan mampu menjadi wadah pengembangan potensi lokal dan pemenuhan kebutuhan masyarakat desa.

Dalam sosialisasi yang digelar baru-baru ini, turut hadir pihak Bulog Jateng-DIY untuk menjelaskan peran koperasi dalam distribusi kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, hingga pupuk. Selain itu, layanan Samsat juga dilibatkan guna memperluas manfaat koperasi di tingkat desa.

“Harapan kami, Koperasi Merah Putih ini bisa menjadi solusi berbasis lokal. Apa potensi yang dimiliki desa, apa kebutuhan masyarakatnya, itu yang nanti dikembangkan melalui koperasi,” terangnya di Ungaran, Rabu (2/7/2025).

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Jateng sebesar Rp1,5 juta per koperasi untuk biaya pendirian akta notaris. Pemerintah Kabupaten Semarang juga turut menambahkan bantuan sebesar Rp1 juta per koperasi. Total biaya notaris untuk pendirian koperasi mencapai Rp2,5 juta.

Selain itu, Pemkab Semarang juga telah menyiapkan anggaran untuk pembinaan koperasi, baik melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) maupun Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Perdagangan (Diskumperindag).

“Saat ini akta notaris semua koperasi sudah selesai. Kami juga sedang menyiapkan tempat operasional koperasi. Beberapa sudah memiliki tempat, ada juga yang masih dalam proses. Salah satunya memanfaatkan gedung sekolah yang sudah diregrouping,” jelasnya.

Untuk koperasi di kelurahan, karena berada langsung di bawah kewenangan pemerintah daerah, penyediaan tempat akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Pemprov Jateng jika menemui kendala.

Terkait modal usaha, Pemkab Semarang belum menyediakan bantuan langsung. Namun, koperasi akan didorong untuk menghimpun iuran wajib dari anggota, serta menjalin kerja sama dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) guna memperoleh pinjaman modal berbunga ringan.

“Total koperasi yang dibentuk sebanyak 235 unit di desa-desa. Semua sudah memiliki akta notaris dan kini tinggal mempersiapkan operasionalnya,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Dosen STAI Kuningan, Dakhori, menjelaskan bahwa istilah Londo Ireng kini berkembang sebagai simbol kritik terhadap praktik kekuasaan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan kepada Rasika FM, Minggu (26/7/2026), sebagai refleksi atas ketimpangan sosial, pembangunan, dan demokrasi. Menurutnya, kritik terhadap kebijakan merupakan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan serta memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat.
Istilah Londo Ireng Kembali Muncul, Dr. Dakhori Soroti Bahaya Mental Penjajah di Tubuh Bangsa Sendiri
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga