KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Bupati Semarang Kukuhkan 74 Personil Paskibraka Kabupaten Semarang

Bupati Semarang Kukuhkan 74 Personil Paskibraka Kabupaten Semarang

Bupati Semarang Kukuhkan 74 Personil Paskibraka Kabupaten Semarang

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengukuhkan personil Paskibraka tingkat Kabupaten Semarang di pendapa rumah dinas Bupati Semarang, Senin (15/8/2022) malam. (Foto/IST)

UNGARAN – Sebanyak 74 personil Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Kabupaten Semarang akan bertugas saat Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia (RI) di GOR Pandanaran, Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, Rabu (17/8/2022). Mereka dikukuhkan oleh Bupati Semarang Ngesti Nugraha di pendapa rumah dinas Bupati Semarang, Senin (15/8/2022) malam.

Mereka yang tergabung dalam Paskibraka ini merupakan pelajar yang berasal dari SMA/ SMK/ MA sederajat yang mengikuti seleksi sejak bulan Juni 2022.

Dalam sambutannya, Ngesti mengucapkan selamat dan bangga atas kerja keras mulai dari tahapan seleksi, menjalani latihan hingga akhirnya dikukuhkan.

Orang nomor satu di Kabupaten Semarang itu juga berpesan agar mereka tetap fokus melaksanakan tugas saat upacara HUT ke-77 RI sehingga dapat mengharumkan nama Kabupaten Semarang.

“Tetap fokus, jaga kesehatan dan laksanakan tugas dengan maksimal dan tanggung jawab,” ujarnya.

Sebelumnya, Kabid Kepemudaan dan Olahraga Disdikbudpora Kabupaten Semarang, Murtiningsih Dwi Wantoro mengatakan lebih dari 300 pelajar mendaftar menjadi anggota Paskibraka sejak dimulainya tahapan seleksi. Dari jumlah itu, yang dinyatakan lolos sebanyak 75 pelajar.

“Terdiri dari 45 putra dan 30 putri.
Namun satu pelajar berhasil lolos ke tingkat Provinsi Jawa Tengah karena ikut tes lagi,” ungkapnya.

Dikatakan Murtiningsih, seluruh persiapan dan latihan sudah dilaksanakan sejak 6 Agustus 2022. Mengenai syarat dan ketentuan menjadi anggota Paskibraka tidak hanya menyeleksi dari tinggi dan berat badan saja, akan tetapi juga seleksi wawancara serta kemampuan berbahasa Inggris.

“Sehingga tidak hanya fisik, namun calon personil Paskibraka juga harus cakap berbicara di depan umum terutama menggunakan Bahasa Inggris,” katanya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Pemkab Semarang memanfaatkan ganti kerugian aset daerah terdampak Tol Jogja-Bawen senilai sekitar Rp112 miliar untuk membangun fasilitas publik di Bawen. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan pembangunan dilakukan dalam bentuk tanah dan bangunan pengganti, meliputi kantor kelurahan, RTH, balai RW, serta gedung TK dan SD yang terdampak proyek tol.
Rp40 Miliar Ganti Rugi Tol Jogja-Bawen Disulap Jadi Fasilitas Publik di Bawen, Ditarget Rampung Februari 2027
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]