KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Bupati Semarang Larang ASN Mudik Pakai Mobil Dinas dan Terima Parcel Lebaran

Bupati Semarang Larang ASN Mudik Pakai Mobil Dinas dan Terima Parcel Lebaran

Bupati Semarang Larang ASN Mudik Pakai Mobil Dinas dan Terima Parcel Lebaran

Mobil dinas milik Pemkab Semarang "dikandangkan" di masing-masing OPD dan dilarang untuk mudik. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Bupati Semarang Ngesti Nugraha melarang penggunaan mobil dinas milik Pemerintah Kabupaten Semarang untuk keperluan mudik Lebaran. Kendaraan dinas diwajibkan tetap berada di kantor selama masa cuti Hari Raya Idulfitri.

Ngesti menjelaskan, mobil dinas hanya diperbolehkan digunakan untuk kepentingan operasional kedinasan, terutama bagi organisasi perangkat daerah (OPD) yang masih memiliki tugas pelayanan di lapangan.

“Mobil dinas di Pemerintah Kabupaten Semarang dilarang digunakan untuk mudik Lebaran. Namun untuk operasional teman-teman OPD di lapangan tetap kami izinkan,” ujarnya di Ungaran, Jumat (13/3/2026) petang.

Ia menegaskan, saat masa cuti bersama berlangsung seluruh kendaraan dinas harus dikandangkan di kantor masing-masing OPD.

“Nanti begitu cuti langsung dikandangkan semuanya di kantor masing-masing,” katanya.

Untuk memastikan aturan tersebut dipatuhi, Pemkab Semarang akan menerbitkan surat edaran yang ditujukan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah.

Selain itu, Ngesti juga mengingatkan ASN agar tidak menerima hadiah atau parcel Lebaran dari pihak manapun.
Menurutnya, larangan tersebut mengikuti ketentuan dan imbauan dari pemerintah pusat, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kementerian Dalam Negeri, serta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Kami juga membuat surat edaran supaya ASN tidak diperbolehkan menerima hadiah dalam rangka Lebaran,” tegasnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengusulkan alokasi 300 liter air per detik dari Bendungan Jragung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Semarang. Air tersebut diharapkan mendukung kebutuhan air bersih, industri, pertanian, dan pariwisata, terutama di Pringapus, Bergas, dan Ungaran Timur. Pemkab juga mendorong pengembangan wisata dengan memprioritaskan Desa Candirejo.
Bendungan Jragung Mulai Diisi, Bupati Semarang Dorong Pemanfaatan untuk Sektor Intanpari
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah
[pekok2]