[adinserter name="Block 5"]
[adinserter name="Block 4"]

KABAR RASIKA

Bupati Semarang Minta Masyarakat Waspada Covid-19 Varian Baru

Bupati Semarang Minta Masyarakat Waspada Covid-19 Varian Baru

Bupati Semarang Minta Masyarakat Waspada Covid-19 Varian Baru

Bupati Semarang Ngesti Nugraha (tengah) usai menyampaikan rilis kondisi perkembangan Covid-19 di Kabupaten Semarang, Rabu (16/6/2021) sore. (Foto/win)

UNGARAN – Bupati Semarang Ngesti Nugraha meminta masyarakat untuk mewaspadai kemungkinan adanya virus Covid-19 varian baru yang berasal dari India. Virus varian baru yang diketahui bernama Delta itu sudah menyebar ke beberapa wilayah di Indonesia sehingga menyebabkan lonjakan kasus yang drastis.

Meski sampai saat ini belum ditemukan varian Delta di Kabupaten Semarang, Ngesti mengimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan secara ketat. Pihaknya dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Semarang telah melakukan langkah antisipasi dengan memonitor rumah sakit dan rumah singgah pasien Covid-19. Jika diketahui ada pasien yang telah mendapatkan dua dosis vaksin akan tetapi masih terkena Covid-19 dengan perburukan yang cepat, maka patut dicurigai terjangkit varian Delta.

Senada dengan Bupati, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Semarang Hesti Wulandari menerangkan jika varian Delta sampai saat ini belum ditemukan di Kabupaten Semarang. Menurutnya sesuai dengan instruksi Dinkes Provinsi Jawa Tengah, jika hasil swab PCR menujukkan hasil cycle threshold (CT) value di bawah angka 20 dan mengalami gejala perburukan dengan cepat padahal sudah divaksin dua kali, maka bisa dilakukan Whole Genome Sequencing (WGS) atas dasar rekomendasi dari Badan Laboratorium Kesehatan dan Pengujian Alat Kesehatan (Balabkes PAK) Jawa Tengah. (win)

BACA JUGA :

Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus penemuan jasad bayi perempuan di kebun kosong Dusun Kropoh, Desa Duren, Bandungan, Kamis (3/9/2026). Polisi menetapkan WAP (18) sebagai tersangka dan VA (17) sebagai pelaku anak. Bayi tersebut diduga hasil hubungan keduanya dan dikuburkan setelah lahir secara mandiri karena kehamilan disembunyikan.
Polisi Tetapkan Dua Sejoli sebagai Tersangka Pembuangan Bayi di Bandungan
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px