URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kabupaten Semarang menghadapi masalah serius terkait kerusakan infrastruktur irigasi yang meluas hingga 19 kecamatan dan berdampak pada pasokan air untuk pertanian, terutama padi. Kondisi ini disampaikan Bupati Semarang Ngesti Nugraha di Ungaran pada Jumat (22/8/2025), dengan data menunjukkan kerusakan saluran sekunder mencapai lebih dari 200 kilometer serta jaringan tersier yang lebih banyak rusak dan belum terbangun.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bupati Semarang: Perbaikan Irigasi Perlu Kolaborasi Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Daerah

Bupati Semarang: Perbaikan Irigasi Perlu Kolaborasi Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Daerah

Bupati Semarang: Perbaikan Irigasi Perlu Kolaborasi Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Daerah

Bupati Semarang Ngesti Nugraha. Foto: win
Bupati Semarang Ngesti Nugraha. Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kabupaten Semarang masih menghadapi tantangan besar terkait infrastruktur irigasi yang belum memadai. Kerusakan jaringan irigasi dilaporkan meluas hingga 19 kecamatan, dan berdampak langsung terhadap pasokan air bagi lahan pertanian, terutama padi.

Data sementara menunjukkan, kerusakan saluran irigasi sekunder mencapai lebih dari 200 kilometer. Jumlah kerusakan pada jaringan tersier bahkan lebih banyak, sementara yang belum terbangun jauh lebih luas. Kondisi ini membuat distribusi debit air ke sawah tidak berjalan optimal.

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, menyampaikan pemerintah daerah akan memanfaatkan anggaran APBD untuk perbaikan. Ia menjelaskan, saluran irigasi terbagi dalam tiga kewenangan: tersier ditangani Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan (Dispertanikap), sekunder menjadi kewenangan Dinas Pekerjaan Umum, sementara primer berada di bawah pemerintah pusat.

“Walaupun saat ini Pemkab mampu membangun saluran tersier, karena keterbatasan anggaran kami tetap berupaya mencari dukungan dari pemerintah pusat dan provinsi. Kolaborasi ini penting agar ketahanan pangan bisa lebih optimal,” ujar Ngesti di Ungaran, Jumat (22/8/2025).

Sementara Kepala Dispertanikap Kabupaten Semarang, Muh Edy Sukarno, menambahkan perbaikan saluran irigasi membutuhkan anggaran yang besar. Ia menyoroti kebijakan Presiden Prabowo yang mendorong kolaborasi antara Kementerian PUPR dan Kementerian Pertanian dalam pembangunan infrastruktur irigasi terintegrasi.

“Ke depan, pembangunan saluran air akan dibuat linier. Artinya, ketika waduk dibangun, maka saluran primer, sekunder, hingga tersiernya terkoneksi. Tidak lagi seperti sekarang, sekunder di wilayah A tetapi tersiernya di wilayah B,” jelas Edy.

Hingga kini, data detail kerusakan irigasi masih berada di Dinas Pekerjaan Umum. Pihaknya berencana melakukan pendataan mandiri pada tahun 2026. (win)

BACA JUGA :

Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol
Ratusan warga Dukuh Sinoman, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026) dengan mengenakan busana Jawa dan kostum pewayangan. Konsep tersebut dipilih warga untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus melestarikan budaya Jawa serta mengenalkan nilai moral pewayangan kepada generasi muda.
Rawat Budaya Jawa, Ratusan Warga Sinoman ikuti Upacara Kenakan Kostum Tokoh Pewayangan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
molinas
Menimbang Motor Listrik Nasional, Antara Transisi Energi, Risiko Kemacetan, dan Keselamatan Jalan