KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Bupati Semarang Sebut Benteng Pendem Ambarawa Jadi Penguat Wisata Heritage dan Ekonomi Baru

Bupati Semarang Sebut Benteng Pendem Ambarawa Jadi Penguat Wisata Heritage dan Ekonomi Baru

Bupati Semarang Sebut Benteng Pendem Ambarawa Jadi Penguat Wisata Heritage dan Ekonomi Baru

Salah satu fasilitas pendukung Benteng Pendem Ambarawa berupa mobil klasik disediakan pengelola bagi pengunjung untuk berkeliling benteng. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Benteng Pendem Ambarawa atau Fort Willem I resmi dibuka sebagai destinasi wisata heritage baru di Kabupaten Semarang. Pemerintah Kabupaten Semarang menyebut kehadiran destinasi ini menjadi kebanggaan sekaligus peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, menegaskan pembukaan Fort Willem I membawa banyak manfaat bagi daerah.

“Ini menjadi wisata sejarah, heritage, yang kita banggakan bersama,” ujarnya.

Menurut Ngesti, benteng tersebut memiliki daya tarik kuat karena menawarkan gabungan sejarah dan panorama alam Ambarawa.

“Di sini nanti ada view alam yang bagus seperti Rawa Pening dan gunung. Kalau cerah, bagus sekali. Apalagi posisinya juga strategis, di tengah kota dan dekat Exit Tol,” katanya.

Fasilitas penunjang juga disiapkan untuk mendorong kenyamanan pengunjung serta membuka peluang usaha baru. Nantinya akan disediakan outlet oleh-oleh khas Jawa Tengah dan Kabupaten Semarang yang lengkap.

“Ada tambahan mobil klasik untuk berkeliling benteng, kulinernya juga enak-enak. Kopi juga ada,” tuturnya.

Ia menilai hadirnya Fort Willem I langsung menambah pilihan wisata penting di wilayahnya. Dengan diresmikannya kawasan ini maka bertambah satu lagi destinasi wisata di Kabupaten Semarang.

“Sekaligus menguatkan Kabupaten Semarang sebagai surga-nya wisata Jawa Tengah,” tegasnya.

Ngesti juga menyinggung penguatan akses yang bakal semakin menguntungkan sektor pariwisata Ambarawa.

“Pembangunan jalan tol Bawen–Jogja nanti kan ada exit tol baru di Ambarawa yang berdekatan langsung dengan akses menuju Fort Willem I ini,” jelasnya.

Selain peresmian tahap awal, pemerintah daerah mulai menggagas pengembangan lanjutan. Ia berharap ada revitalisasi tahap dua kaitannya dengan Benteng Pendem Ambarawa. Integrasi dengan wisata edukasi pertanian menjadi salah satu opsi pengembangan.

“Di sekitar benteng ada persawahan. Nantinya anak-anak bisa kita kenalkan dengan pertanian,” ujarnya.

Ia menegaskan Pemkab Semarang akan terus memperkuat infrastruktur pendukung dengan menggandeng pemerintah pusat dan pihak terkait.

“Kami akan koordinasi dengan Kementerian PUPR dan Kodam IV/Diponegoro agar wisata heritage Benteng Pendem Ambarawa semakin bagus, berkembang, dan memberikan manfaat kepada masyarakat,” imbuhnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
Warung Murah Berkah di Jalan Nakula Sadewa, Salatiga, menyajikan mangut kepala manyung dan sekitar 20 menu masakan Jawa setiap hari. Warung milik Hariyani ini buka pukul 06.30–14.00 WIB dengan harga terjangkau, mulai Rp5.000, termasuk kepala manyung Rp25.000–Rp40.000, serta ramesan sekitar Rp10.000.
Kepala Manyung Warung Murah Berkah, Solusi Cerdas Dikala Lapar, Harga Bersahabat
[pekok2]