URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kecelakaan tunggal sebuah bus Isuzu yang mengangkut rombongan wisata terjadi di KM 454+200 Tol Bawen–Salatiga, Kabupaten Semarang, Selasa (30/6/2026) pagi. Diduga akibat pengemudi kehilangan konsentrasi, bus keluar jalur dan masuk ke parit sehingga menyebabkan dua penumpang meninggal dunia, dua lainnya luka-luka, serta kendaraan mengalami kerusakan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bus Pariwisata alami Laka Tunggal, 2 Penumpang Meninggal

Bus Pariwisata alami Laka Tunggal, 2 Penumpang Meninggal

Bus Pariwisata alami Laka Tunggal, 2 Penumpang Meninggal

Petugas laka evakuasi korban bus. Foto dok IST
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kecelakaan lalu lintas tunggal merenggut dua nyawa di ruas Tol Bawen-Salatiga, Kabupaten Semarang, Selasa (30/6/2026) pagi. Sebuah bus Isuzu yang mengangkut rombongan wisata asal Kota Semarang keluar jalur dan masuk ke parit di sisi kiri jalan saat dalam perjalanan menuju Kabupaten Klaten.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 07.30 WIB di KM 454+200 Jalur A, wilayah Dusun Sukoharjo, Desa Pabelan, Kecamatan Pabelan, itu juga menyebabkan dua penumpang lainnya mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan.

Kasatlantas Polres Semarang, Iptu Raymond Daniel Titaheluw, mengatakan, hasil olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan awal mengindikasikan kecelakaan dipicu pengemudi yang kehilangan konsentrasi.

“Bus melaju dari arah Tol Bawen menuju Salatiga. Sesampainya di lokasi kejadian, diduga pengemudi kurang konsentrasi sehingga kendaraan oleng ke kiri dan masuk ke parit di sisi jalan. Peristiwa tersebut merupakan kecelakaan lalu lintas tunggal,” kata Raymond melalui siaran pers.

Bus yang dikemudikan Oktafian Budi Pratama (29), warga Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan. Saat kejadian, kendaraan membawa rombongan ke Kabupaten Klaten.

Korban meninggal dunia masing-masing Sri Purwati (52) dan Abdul Manan (50), keduanya warga Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Menurut Raymond, kedua korban mengalami cedera di bagian kepala.

“Keduanya mengalami cedera di bagian kepala dan sempat dievakuasi ke RSUD Salatiga,” ujarnya.

Sementara itu, Masrum (48), warga Kecamatan Mijen, mengalami nyeri pada tangan kiri. Korban lainnya, Nury Yana Suryani (33), yang juga warga Kecamatan Mijen, mengalami luka ringan. Keduanya kini menjalani perawatan di RS Tunas Harapan Salatiga.

Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tersebut menyebabkan kerusakan pada bus. Polisi memperkirakan nilai kerugian materi mencapai sekitar Rp5 juta.

BACA JUGA :

Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling
Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling
Seorang pecinta reptil, Galih Rizky F (20), terjatuh ke jurang sedalam sekitar 40 meter saat melakukan herping di kawasan Curug Lawe Benowo Kalisidi (CLBK), Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jumat (28/8/2026) malam. Tim SAR gabungan mengevakuasi korban sekitar 2,5 jam kemudian dengan teknik HART. Korban mengalami cedera kepala, lengan, dan tungkai.
Pecinta Reptil Terjatuh ke Jurang 40 Meter Saat Herping di CLBK Ungaran
Polres Semarang mengamankan pelajar berinisial YA (16) yang diduga hendak melakukan duel satu lawan satu di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (26/8/2026) dini hari. Polisi menemukan celurit sepanjang sekitar 130 sentimeter yang dibawa YA setelah ajakan duel diduga disepakati melalui media sosial.
Viral Pelajar Bawa Celurit 1,3 Meter di Ambarawa, Polisi Gagalkan Rencana Duel
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk
Daihatsu Ayla dan Mitsubishi L300 Pick Up bertabrakan di Simpang Empat Klampeyan, Noborejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Selasa (25/8/2026) siang. Kecelakaan terjadi saat Ayla hendak menyeberang Jalan Pertapaan Gedono dan bertabrakan dengan L300 yang melaju dari arah Tingkir menuju Kembang. Kedua pengemudi selamat tanpa luka.
Ayla VS L300 Adu Banteng, Pemilik Mobil hanya bisa Geleng - geleng
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved