URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berupaya menangani kemiskinan ekstrem. Ganjar menerangkan, kemiskinan ekstrem diukur dari pengeluaran mereka di bawah Rp 400 ribu per bulan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Cara Ganjar Tangani Kemiskinan, Gandeng Perusahaan dan Langsung Buka 800 Lowongan

Cara Ganjar Tangani Kemiskinan, Gandeng Perusahaan dan Langsung Buka 800 Lowongan

Cara Ganjar Tangani Kemiskinan, Gandeng Perusahaan dan Langsung Buka 800 Lowongan

featured-img

RASIKAFM.COM|PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berupaya menangani kemiskinan ekstrem. Ganjar menerangkan, kemiskinan ekstrem diukur dari pengeluaran mereka di bawah Rp 400 ribu per bulan.

Berdasarkan hasil analisa yang dilakukan, mereka yang masuk kategori miskin ekstrem dikarenakan tidak bekerja. Oleh karena itu, untuk menggenjot pengeluaran mereka agar tidak masuk kategori miskin ekstrem, butuh adanya lapangan kerja.

Hal itu dikatakan Ganjar dalam pelaksanaan koordinasi percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem di Pendapa Kabupaten Pemalang, Selasa (24/1/2023). Menurutnya, ada dua wilayah di bagian barat pantura Jateng yang perlu perhatian lebih soal kemiskinan, yakni Pemalang dan Brebes.

Ganjar mendapatkan solusi agar warga miskin bisa cepat mendapatkan pekerjaan yaitu berkomunikasi dengan perusahaan di daerah setempat. Hasilnya, perusahaan mau menerima masyarakat miskin untuk bekerja, bahkan yang tidak punya skill sekalipun. Di Pemalang sendiri langsung ada sekitar 800 lowongan pekerjaan yang diharapkan bisa diisi warga yang masuk kategori miskin ekstrem tersebut.

Meski perusahaan mau menerima masyarakat yang tak punya skill, namun Ganjar tak ingin itu dilakukan. Ia ingin warganya punya skill sehingga bisa diterima bekerja karena kemampuannya yang mumpuni. Oleh karena itu, ucap dia, Pemprov Jateng menyediakan pelatihan. Setelah itu, pihaknya menggandeng perusahaan agar menerima warga yang masuk kategori miskin ekstrem.

Ganjar menekankan, pihaknya mulai mendorong kepada seluruh pemkab/pemkot sampai tingkat desa agar mendata untuk memastikan ke warga yang masuk kategori kemiskinan ekstrem dan kemiskinan yang tidak ekstrem. Jika perlu diintervensi, pemerintah punya gambaran intervensi apa yang akan diberikan.

Apakah sudah ada sumber keuangannya atau belum, jika belum maka bisa menggunakan CSR, Baznas, atau dari pihak lain. Termasuk soal pendidikan dari anak yang tidak sekolah, Ganjar siap memaksimalkan SMKN Jateng sebagai solusi agar anak-anak tersebut bisa sekolah.

“Karena sekolah dibutuhkan mereka yang rata-rata salah satu indikator kemiskinan adalah sekolah. Maka saya minta, cari orangnya, dengan tanda petik, harus berangkat ke sekolah, kita memberikan fasilitas. Mudah-mudahan dari SMK Jateng itu kan ada tiga sekarang, tambah 15 kan ada 18. Bisa kita titipkan sana-sini,” terang Ganjar.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Jateng Sujarwanto Dwiatmoko menuturkan, kemiskinan itu bukan masalah fisik tapi juga masalah mental.

“Tapi lebih dari itu, kemiskinan itu selesai kalau punya pendapatan. Caranya, tadi pak Gubernur menyampaikan, saya selaku Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Jateng kami mendata, industri di seputaran kabupaten yang ekstrem itu sudah kita ajak bicara,” kata Sujarwanto di lokasi kegiatan.

Hasilnya, kata dia, pemerintah berusaha agar perusahaan memprioritaskan afirmasi tenaga kerjanya adalah mereka dari kalangan miskin ekstrem.

“Pemalang saja dengan cepat sudah ada, dapat 800 lowongan yang dapat dimasuki dari warga miskin. Cara-cara seperti itulah percepatan akan terjadi. Dan pak Gubernur meminta kreativitas ditingkatkan, di tingkat desa dan melibatkan banyak pihak,” jelasnya.

BACA JUGA :

PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Jawa Tengah bersama Satlantas Polres Salatiga dan PMI menggelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) di Satlantas Polres Salatiga pada Jumat (26/6/2026). Pelatihan yang diikuti pengemudi ojek online, pedagang, dan masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan lalu lintas sebelum tenaga medis tiba, sekaligus memperkuat budaya keselamatan dan pemahaman tentang perlindungan dasar melalui SWDKLLJ.
Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat di Salatiga
Jawa Tengah resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI yang akan berlangsung pada 11–20 September 2026. Kepastian itu ditandai peluncuran logo, maskot Saqur, dan tema oleh Gubernur Ahmad Luthfi bersama Menteri Agama Nasaruddin Umar di Masjid Agung Jawa Tengah, Semarang, Kamis (25/6/2026), sebagai wujud kesiapan menyelenggarakan festival Al-Qur'an terbesar di Indonesia yang juga diharapkan menggerakkan syiar Islam, pariwisata, UMKM, dan ekonomi daerah.
MTQ Nasional XXXI Resmi Diluncurkan, Jawa Tengah Jadi Panggung Festival Al-Qur'an Terbesar se-Indonesia
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Salatiga menerjunkan 183 petugas untuk melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung pada 15 Juni–31 Agustus 2026. Pendataan menyasar seluruh usaha nonpertanian, mulai dari UMKM hingga perusahaan besar. BPS menekankan profesionalisme petugas dan mengapresiasi respons kooperatif masyarakat guna menghasilkan data akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan ekonomi.
Petugas Sensus Ekonomi Turun ke Lapangan, Respons Warga Salatiga Seperti apa?
Speling Jadi Program Unggulan Ahmad Luthfi, Tuai Apresiasi dari Bappenas
Speling Jadi Program Unggulan Ahmad Luthfi, Tuai Apresiasi dari Bappenas
AIR BERSIH
Antisipasi Kekeringan di Sejumlah Wilayah, Pemkab Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung rencana pengembangan kawasan Rawa Pening di Kabupaten Semarang sebagai destinasi wisata air unggulan setelah muncul minat investasi dari PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, Kamis (25/6/2026). Pengembangan yang mencakup rumah makan apung, vila, dan wahana air itu akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan fungsi konservasi serta pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
Rawa Pening Dilirik Investor, Siap Jadi Destinasi Wisata Air Andalan Jawa Tengah

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging