[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Category: Kabar Nasional

Presiden Jokowi Akan Putuskan Mekanisme Vaksinasi Mandiri
IlustrasiRASIKAFM – Pemerintah telah memulai proses vaksinasi Covid -19 tahap pertama secara gratis bagi masyarakat Indonesia. Presiden Jokowi pun segera memutuskan mekanisme vaksinasi Covid-19...
Gempa Mamuju: Puluhan Korban Meninggal, Ribuan Mengungsi Khawatir Tsunami
Korban gempa Mamuju berlindung di luar rumah mereka. (Foto:/EFA) RASIKAFM – Ribuan warga mengungsi setelah gempa dengan kekuatan 6,2 pada Skala Richter mengguncang dengan puluhan kali gempa susulan...
Presiden Jokowi Luncurkan Bansos Tunai Rp 300.000 Per KK
Presiden Joko Widodo RASIKAFM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara simbolis memulai penyaluran bantuan sosial di 2021 ini.  Anggaran yang disiapkan total untuk bansos mencapai Rp 110 triliun. “Untuk...
Presiden Jokowi Sudah Kantongi Nama Calon Kapolri
Presiden Joko Widodo RASIKAFM – Presiden Joko Widodo disebut telah mengantongi nama calon Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) yang akan menaggantikan Jenderal Idham Azis. Kepala Kantor...
Muat Lebih

POPULER

Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting