URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dalam rangka pengendalian inflasi pada pertengahan tahun, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Salatiga menggelar operasi pasar beras di empat kecamatan di Kota Salatiga. Kepala Disdag Kota Salatiga, Kusumo Aji, menjelaskan bahwa operasi pasar beras ini akan berlangsung selama beberapa hari dengan total 28 ton beras, di mana setiap kecamatan mendapat alokasi 7 ton.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Cegah Inflasi, Disdag Salatiga Gelar Operasi Pasar Beras Murah

Cegah Inflasi, Disdag Salatiga Gelar Operasi Pasar Beras Murah

Cegah Inflasi, Disdag Salatiga Gelar Operasi Pasar Beras Murah

Foto Arief rasika
Sejumlah warga di kecamatan Sidomukti saat antri beras murah
featured-img

RASIKAFM.C0M | SALATIGA – Dalam rangka untuk pengendalian inflasi pada pertengahan tahun, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Salatiga menggelar operasi pasar beras di empat wilayah kecamatan yang ada di Kota Salatiga.

Saat diwawancarai Rasika FM, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Salatiga Kusumo Aji menjelaskan, operasi pasar beras akan dilaksanakan selama beberapa hari, dengan jumlah komulatif beras yang disediakan sebanyak 28 ton. Tiap kecamatan mendapat alokasi sebanyak 7 ton.

“Hari pertama (5 Agustus), operasi pasar akan dilaksanakan di Kecamatan Sidomukti. Hari berikutnya di Kecamatan Tingkir, kemudian Sidorejo dan terakhir di Argomulyo,” terang Aji senin (5/8/2024) dihalaman kantor kecamatan Sidomukti.

Dia mengatakan, dalam operasi pasar nanti, tiap warga bisa membeli beras maksimal sebanyak 10 kilogram dengan harga Rp114.000. Atau harga per 1 kilogramnya hanya Rp11.400.

“Harga ini jauh di bawah harga pasar yang sangat mahal karena mencapai Rp13.000 per kilogram untuk beras medium dan Rp 14.500 per kilogram untuk beras premium,” ungkapnya.

Adapun teknis pembelian beras dalam operasi pasar tersebut menggunakan kupon yang akan dibagikan kepada masyarakat melalui petugas kecamatan dan kelurahan. Jadi hanya masyarakat yang memiliki kupon yang bisa membeli beras di operasi pasar.

Sementara itu, Penjabat Wali Kota Salatiga Yasip Khasani menyebut, pengendalian inflasi pada pertengahan tahun perlu dilakukan. Salah satunya dengan mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi dengan adanya operasi pasar.

“Kita perlu melakukan operasi pasar murah bekerjasama dengan Bulog. Untuk itu kepada Disdag dan Kecamatan untuk melakukan persiapan teknis operasi pasar murah tersebut,” kata Yasip.

Yasip saat diwawancarai wartawan

BACA JUGA :

Bank Indonesia memperkuat sistem pembayaran digital nasional melalui pengembangan Kartu Kredit Indonesia (KKI) dan perluasan QRIS. Hingga Juni 2026, pengguna QRIS mencapai 65,77 juta orang dengan 44,86 juta merchant, yang 96,68 persen di antaranya merupakan UMKM. Sepanjang semester I-2026, transaksi QRIS mencapai 12,55 miliar dengan nilai Rp1,12 kuadriliun.
Kartu Kredit Indonesia Hadir, Perkuat Ekosistem Keuangan Digital Nasional
Hari Jadi ke-81 Jateng Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Menurun
Hari Jadi ke-81 Jateng: Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Menurun
Bank Indonesia mencatat pengguna QRIS di Jawa Tengah mencapai 9,08 juta hingga Juni 2026, menempatkan Jateng sebagai provinsi dengan jumlah pengguna terbesar ketiga secara nasional. Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin luasnya penerimaan pembayaran digital, sementara jumlah merchant QRIS mencapai 4,52 juta dan menjadi yang terbesar keempat secara nasional.
Pengguna QRIS di Jateng Tembus 9,08 Juta, Terbesar Ketiga Nasional
Bank Indonesia Jawa Tengah mewaspadai dampak kekeringan pada semester II 2026 terhadap produksi pangan dan stabilitas harga. Dalam Media Briefing di Pekalongan, Kamis (13/8/2026), BI mencatat Jawa Tengah mengalami deflasi 0,13 persen pada Juli dengan inflasi tahunan sekitar 2,6 persen, namun tetap mengantisipasi gejolak harga komoditas pangan.
BI Jateng Waspadai Dampak Kekeringan, Pengendalian Inflasi Diperkuat
bri
Dorong UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Cabang Salatiga Salurkan KUR Rp 944 Miliar Hingga Juli 2026
Perekonomian Jawa Tengah tetap tumbuh pada triwulan II 2026 dengan dukungan konsumsi rumah tangga, investasi, industri pengolahan, dan perdagangan. Konsumsi tumbuh 4,31 persen, investasi 8,84 persen dengan realisasi Rp25,53 triliun, industri pengolahan 5,03 persen, dan perdagangan 7,52 persen. Sektor akomodasi dan makan-minum mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 12,80 persen seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.
Ekonomi Jateng Tetap Tumbuh, Industri dan Perdagangan Jadi Penopang

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved