URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Petugas Dinas Kesehatan Kota Salatiga melakukan fogging bekerja sama dengan Puskesmas Sidorejo Kidul , di RW 4 Pancuran, Kelurahan Kutowinangun Lor, Kecamatan Tingkir Salatiga, Rabu (11/1/2023).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Cegah Korban Meninggal Karena Demam Berdarah, Petugas Lakukan Fogging di Pancuran Salatiga

Cegah Korban Meninggal Karena Demam Berdarah, Petugas Lakukan Fogging di Pancuran Salatiga

Cegah Korban Meninggal Karena Demam Berdarah, Petugas Lakukan Fogging di Pancuran Salatiga

featured-img

RASIKAFM.COM|SALATIGA – Petugas Dinas Kesehatan Kota Salatiga melakukan fogging bekerja sama dengan Puskesmas Sidorejo Kidul , di RW 4 Pancuran, Kelurahan Kutowinangun Lor, Kecamatan Tingkir Salatiga, Rabu (11/1/2023).

Kepala Dinas Kominfo Kota Salatiga, Drs Budi Prasetiyono MSi mengungkapkan, fogging dilaksanakan setelah ada 10 warga Pancuran terjangkit demam berdarah.

”Untuk itu diperlukan upaya memberantas nyamuk sebagai media perantara virus demam berdarah, melalui fogging, sebagai salah satu bentuk pengendalian terhadap kasus demam berdarah,” kata Budi.

Fogging sendiri dilaksanakan di tiga RT yang ada di Dukuh Pancuran. Warga yang dirawat berkait kasus demam berdarah ada tiga orang. Namun, Dinas Kesehatan Kota Salatiga menegaskan belum ada yang meninggal karena penyakit tersebut.

Kepala DKK Zuraidah menuturkan, dari laporan yang diterima, saat ini ada tiga yang dirawat di RS. Namun semuanya berstatus suspek (dicurigai) DB. “Untuk menegakkan diagnosa dibutuhkan hasil pemeriksaan lengkap. Trombosit, hematokrit dan lain lain,” terang Zuraidah kepada wartawan, kamis 12/1/2023.

Disinggung tentang kabar adanya warga meninggal DB, ia menegaskan jika penyebab kematian bisa disampaikan jika sudah ada laporan resmi berdasar hasil pemeriksaan dan laboratorium.

Kendati demikian, pihaknya tidak tinggal diam. Tetap melakukan langkah antisipasi. Mulai dari penyelidikan epidemologi (PE) ke wilayah warga yang dirawat. Ia mengakui, hasil pemeriksaan PE di Salatiga, ada wilayah dengan bebas jentik nyamuk di angka 86 persen. Padahal seharusnya di angka 95 persen.

“Fogging hanya untuk membunuh nyamuk. Dan jika dilakukan terus menerus, nyamuk akan resisten. Maka saya ajak warga untuk peduli lingkungan. Bersama sama memberantas sarang nyamuk agar jentik mati,” harapnya.

 

BACA JUGA :

Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan