KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Curah Hujan Tinggi, Pemkot Semarang Bergerak Tangani Banjir Dan Tanah Longsor

Curah Hujan Tinggi, Pemkot Semarang Bergerak Tangani Banjir Dan Tanah Longsor

Curah Hujan Tinggi, Pemkot Semarang Bergerak Tangani Banjir Dan Tanah Longsor

Warga dibantu tim dari BPBD Pemkot Semarang membersihkan lumpur bekas banjir di Perumahan Dinar Indah, Meteseh, Kecamatan Tembalang. (fOTO/ist)

RASIKAFM – Tingginya curah hujan di wilayah Kota Semarang dan sekitarnya beberapa hari ini, membuat Pemerintah Kota Semarang harus ekstra kerja keras. Bertambahnya debit air pada beberapa sungai di Ibu Kota Jawa Tengah, berakibat melimpasnya air ke jalan dan permukiman.

Sejumlah laporan terkait munculnya titik genangan air pun masuk ke Pemerintah Kota Semarang. Salah satunya yaitu di Perumahan Dinar Indah, Kecamatan Tembalang. Adapun menindaklanjuti laporan yang masuk, Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang langsung mengupayakan pembersihan jalan, serta saluran air agar aliran menjadi lancar, disusul dengan identifikasi talud atau tanggul. Sedangkan untuk rencana penanganan lainnya juga dilakukan oleh BPBD dengan menggunakan dana darurat bencana.

Di titik lain, pada sebagian wilayah Kecamatan Genuk, Pemerintah Kota Semarang memaksimalkan kinerja pompa pengendali banjir yang berada di wilayah Trimulyo dan Banjardowo. Tak hanya itu, Pemkot juga bersinergi dengan BBWS Pemali Juana, untuk mengaktifkan pompa pengendalin banjir Sringin. Secara umum, Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang berupaya optimal melakukan pantauan pada sejumlah titik rawan genangan, dengan meoptimalkan pengecekan pompa, baik yang berada dalam kewenangan Pemkota Semarang, maupun BBWS Pemali Juana.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang, Sih Rianung berharap masyarakat dapat berpartisipasi aktif, memberikan informasi terkait titik genangan yang muncul pada saat curah hujan lebih tinggi dari biasanya. Laporan itu diperlukan untuk dapat mengambil tindakan cepat, sehingga permasalahan yang terjadi tidak berlarut.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]