RASIKAFM.COM | UNGARAN – Seorang nelayan lanjut usia, Rumadi (66), warga Desa Asinan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, ditemukan meninggal dunia di aliran Kali Tuntang kawasan Rawa Pening, Rabu (28/1/2026) pagi. Korban diduga terjatuh dari perahu saat mencari ikan.
Peristiwa itu bermula sekitar pukul 06.00 WIB ketika seorang warga bernama Ifan (40) melihat sebuah perahu hanyut tanpa awak di Kali Tuntang, Dusun Baan, Desa Asinan. Merasa curiga, Ifan segera melaporkan temuan tersebut kepada nelayan lain dan Polsek Bawen.
“Saat hendak mencari ikan, saya melihat perahu korban hanyut, tapi orangnya tidak ada. Saya lalu memberi tahu nelayan lain dan melapor ke Polsek Bawen,” ujar Ifan saat dikonfirmasi, Kamis (29/1/2026).
Mendapat laporan tersebut, tim gabungan bersama warga melakukan pencarian di sekitar lokasi. Sekitar pukul 07.30 WIB, korban akhirnya ditemukan tidak jauh dari lokasi jaring ikan yang biasa dipasangnya. Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Dusun Sumurup, Desa Asinan.
Kapolsek Bawen AKP Wiwid Wijayanti menjelaskan bahwa korban memang memiliki kebiasaan mencari ikan seorang diri setiap pagi di kawasan Kali Tuntang Rawa Pening.
“Korban rutin berangkat mencari ikan sekitar pukul 04.30 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, korban diduga terpeleset saat beraktivitas di perahu. Korban ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi perahu hanyut,” jelasnya.
Pemeriksaan awal dilakukan oleh petugas medis dari Puskesmas Bawen. Hasil pemeriksaan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Tidak ditemukan luka akibat kekerasan. Pihak keluarga juga menyampaikan korban tidak memiliki riwayat penyakit. Dugaan sementara korban terjatuh dari perahu saat mengambil jaring ikan,” tambah Kapolsek.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi, yang dituangkan dalam surat pernyataan. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. (win)