KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Diduga Hendak Perang Sarung, Pelajar SMP di Getasan Tewas Tabrak Pohon

Diduga Hendak Perang Sarung, Pelajar SMP di Getasan Tewas Tabrak Pohon

Diduga Hendak Perang Sarung, Pelajar SMP di Getasan Tewas Tabrak Pohon

Polisi melakukan olah TKP kecelakaan tunggal yang menewaskan pelajar SMP di Dusun Kendal, Desa Jetak, Getasan, Minggu (22/2/2026). Foto: Satlantas Polres Semarang/ IST

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Seorang pelajar SMP berinisal KWE (13) asal Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang harus meregang nyawa usai terlibat kecelakaan tunggal menabrak sebuah pohon di Dusun Kendal, Desa Jetak, Minggu (22/2/2026) dini hari.

Peristiwa tragis ini diduga berawal dari indikasi adanya perang sarung antara korban dengan kelompok lawan setelah adu tantangan melalui pesan WhatsApp.

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy menjelaskan, peristiwa tersebut bermula dari laporan masyarakat yang menemukan korban dalam kondisi terluka parah usai kecelakaan tunggal. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit oleh anggota Polsek Getasan.

“Awalnya kami mendapatkan informasi dari masyarakat yang menolong korban, kemudian melapor ke Polsek. Korban dibawa ke rumah sakit dan sempat dirawat, namun malam itu mengalami gagal napas dan dinyatakan meninggal dunia pada pagi hari,” ungkapnya saat dikonfirmasi di Ungaran, Rabu (25/2/2026).

Polisi selanjutnya mengamankan tiga rekan korban untuk dimintai keterangan. Dari hasil pemeriksaan, diketahui pada malam kejadian korban bersama tiga temannya berjumlah empat orang. Mereka mengaku diajak korban untuk bertemu dengan kelompok lain.

“Namun saat tiba di lokasi, jumlah kelompok lawan disebut lebih banyak. Merasa kalah jumlah, mereka memilih melarikan diri,” lanjutnya.

Saat melarikan diri itulah kecelakaan terjadi. Sepeda motor yang ditumpangi tiga orang melaju tanpa menyalakan lampu dalam kondisi gelap. Korban berada di posisi depan, duduk di antara jok dan stang, sementara dua rekannya berada di belakang.

“Jadi lampu motor bagian depan korban ini mati. Sesampainya di tikungan, pengendara tidak berbelok ke kiri melainkan lurus ke depan. Di depan ada pohon sehingga motor menabrak pohon tersebut. Korban yang berada di antara jok dan stang terjepit,” jelasnya.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke rumah sakit. Namun nyawanya tidak tertolong.

“Korban mengalami gagal nafas sebanyak tiga kali hingga akhirnya meninggal dunia,” urainya.

Terkait dugaan perang sarung, Ratna menyebut informasi diperoleh dari keterangan teman-teman korban. Polisi menemukan satu sarung di lokasi kejadian dalam kondisi belum terikat.

“Dari bukti yang kami ambil hanya ditemukan satu sarung dan masih lurus belum diikat. Kemungkinan mereka akan melakukan perang sarung, namun karena kalah jumlah akhirnya meninggalkan lokasi,” pungkasnya.

Aksi tersebut diketahui berawal dari ajakan melalui pesan WhatsApp antar teman, bukan antar kampung. Seluruhnya merupakan pelajar SMP di Salatiga.

Pihaknya masih melakukan pendalaman dan mengimbau para orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anak, terutama pada malam hari, guna mencegah kejadian serupa terulang. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar Job Fair ke-49 pada 22–23 Oktober 2026 di Balairung UKSW, Salatiga, pukul 09.00–16.00 WIB. Kegiatan gratis dan terbuka untuk umum ini menghadirkan 393 lowongan dari lebih dari 35 perusahaan dan sekolah, serta menyediakan lokakarya karier, konsultasi kesiapan kerja, dan kesempatan mengikuti tes seleksi secara langsung.
393 Loker dari 35 Perusahaan Tersedia dalam Job Fair UKSW ke-49
Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
[pekok2]